KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kualitas layanan kesehatan RSUD Kota Madiun terus ditingkatkan. Salah satunya, menyediakan fasilitas nyaman layaknya hotel berbintang. Di antaranya Paviliun Cendana dan gedung laundry yang diresmikan Wali Kota Maidi kemarin (7/1).
Wali kota meminta rumah sakit milik Pemkot Madiun itu dikonsep layaknya hotel berbintang. Sehingga, pasien yang dirawat merasa tenang dan nyaman. Tentu agar segera sembuh. ‘’Jadi, masuk di sini itu tidak seperti di rumah sakit, tapi seperti hotel bintang lima. Masyarakat nggak takut,’’ kata Maidi.
Ke depan, lanjut wali kota, rumah sakit yang juga populer dengan sebutan RSUD Sogaten itu akan dihijaukan dengan aneka tanaman bunga untuk menghadirkan nuansa kenyamanan bagi pasien. Menurut dia, peningkatan sarana-prasarana juga diimbangi kualitas pelayanan. ‘’Kalau masuk RS baunya obat, orang sudah takut. Kalau baunya bunga, dia senang. Kalau senang, aliran darah lancar, cepat sembuh,’’ ujarnya.
Paviliun Cendana kini berwajah baru setelah manajemen merehab ruang rawat inap kelas very important person (VIP) itu dengan anggaran Rp 2,04 miliar. Plt Direktur RSUD Kota Madiun dr Agus Nurwahyudi menegaskan bahwa rehab tidak mengubah bentuk gedung. Hanya, tampilannya dilengkapi fasilitas high class (kelas tinggi). ‘’Intinya untuk kenyamanan pasien agar cepat sembuh. Tadinya ada komentar paviliun ini nggak layak. Tapi, setelah kami rehab, saya pikir ini sudah sangat layak,’’ tutur Agus.
Agus menyebut, tampak luar Paviliun Cendana sudah berbeda. Sebelumnya terkesan tidak terlihat dari jalan raya, kini lebih mencolok. Pohon-pohon tinggi di depan gedung ditebang. Diganti taman bunga warna-warni. Pun dilengkapi lampu artistik. ‘’Pohon diganti tanaman produktif yang lebih pendek. Supaya kelihatan ketika orang lewat,’’ terangnya.
Peralatan yang kedaluwarsa turut diganti. Peningkatan fasilitas ini, lanjut Agus, merupakan wujud komitmen RSUD Sogaten dalam melayani masyarakat setulus hati. Paviliun Cendana berkapasitas 14 ruang dengan desain yang representatif. ‘’Makanya ini dipermak, peralatan yang sudah tidak layak diganti baru,’’ ungkapnya.
Rumah sakit pelat merah itu juga memiliki gedung laundry baru yang dibangun dengan anggaran Rp 2,9 miliar. Gedung dua lantai tersebut didesain khusus fungsi laundry. ‘’Ada ruang pencucian, pengeringan, lipat, dan pengepakan. Didesain tanpa ada penjemuran,’’ paparnya.
Gedung laundry dilengkapi empat unit mesin cuci supercanggih. Masing-masing berkapasitas 50 kilogram sekali cuci. Fungsi gedung ini juga menjamin kebersihan peranti fasilitas rumah sakit. Mulai seprai, sarung bantal, baju medis pasien, hingga tenaga kesehatan. ‘’Mesin cuci di sini ukurannya setinggi lemari karena kapasitas besar,’’ jelasnya.
Agus berharap fasilitas baru itu dapat memberi pelayanan kesehatan prima kepada masyarakat. Termasuk rencana mendesain area rumah sakit berhias bunga warna-warni. ‘’Jangan sampai rumah sakit itu lingkungannya tidak sehat, bisa bahaya. Makanya kami bangun sedemikian rupa untuk pelayanan pada masyarakat,’’ tuturnya. (kid/c1/sat/adv)
Editor : Hengky Ristanto