Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Kampung KB Mawar Dilirik Pemprov, Lolos Nominasi Tiga Terbaik

Hengky Ristanto • Kamis, 4 Mei 2023 | 13:46 WIB
KAMPUNG KB : Kepala Perwakilan BKKBN Jatim Maria Ernawati bersama Bupati Magetan Suprawoto dan Kepala Dinas PPKB DAN PPPA Furiana Kartini saat penilaian kampung KB, kemarin (3/5). (ERIC WIBOWO/RADAR MAGETAN)
KAMPUNG KB : Kepala Perwakilan BKKBN Jatim Maria Ernawati bersama Bupati Magetan Suprawoto dan Kepala Dinas PPKB DAN PPPA Furiana Kartini saat penilaian kampung KB, kemarin (3/5). (ERIC WIBOWO/RADAR MAGETAN)
MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun - Pemkab Magetan berpeluang besar menambah pundi-pundi prestasinya. Seiring keberhasilan Kampung Keluarga Berkualitas (KB) ‘’Mawar’’ Desa Bedagung, Kecamatan Panekan, masuk nominasi Penilaian kampung KB Kategori Pengembangan Pengelolaan Kampung KB tingkat Provinsi Jawa Timur.

''Alhamdulillah, masuk tiga nominasi terbaik. Kami berharap dapat nomor satu. Rekomendasi tim penilai tentang poin-poin yang kurang akan kami sempurnakan,'' kata Bupati Magetan Suprawoto usai mendampingi tim penilai lapangan dari provinsi di Bedagung, kemarin (3/5).

Kang Woto, sapaan bupati, menyebut Kampung KB Desa Bedagung memiliki berbagai program unggulan. Salah satunya, Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di SDN 1 Bedagung, SDN 2 Bedagung dan SDN 3 Bedagung. Program itu merupakan bagian dari upaya pemkab dalam mengenalkan pentingnya pengendalian penduduk sejak dini.

''Ada semacam materi terkait kependudukan. Kami kenalkan kepada peserta didik agar tahu dampak pertumbuhan penduduk seperti apa dan bagaimana cara mengatasinya,'' terangnya.

Meski begitu, peserta didik tidak langsung dicekoki materi kependudukan seluruhnya. Melainkan upaya linier dengan mencetak generasi dengan sumber daya manusia (SDM) berkualitas. ‘’Program ini sudah berjalan. Bukan baru kami inisiasi menjelang lomba,’’ tuturnya.

Kang Woto menyatakan anak-anak harus cerdas sejak dini. Sebab, pertumbuhan penduduk mesti diiringi dengan SDM yang mumpuni. Jika tidak, akan menimbulkan berbagai dampak negatif seperti ledakan populasi penduduk dan lain sebagainya.

‘’Pertumbuhan penduduk harus terkendali dan berkualitas jangan sampai menjadikan masalah baru,’’ tegasnya.

Oleh sebab itu, pihaknya memastikan program SSK dilaksanakan secara berkelanjutan. Ditambah juga ada program Sekolah Ramah Anak. ''Tahun ini Pemkab Magetan akan menetapkan 164 Kampung Berkualitas sehingga total keseluruhan di Magetan ada 188 kampung KB,’’ tambahnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur Maria Ernawati menyampaikan upaya ini tidak berhenti hanya pada lomba. Melainkan dilanjutkan hingga berketahanan pada keluarganya yang bagus. Sehingga dapat melahirkan generasi muda yang berkualitas serta mampu memberikan solusi pada permasalahan ekonomi maupun sosial. ''Poin yang dinilai banyak sekali. Bagaimana peran aktif masyarakat, seperti apa perencanaan tim dari Pokja terkait upaya selektif dari permasalahan yang ada di desa,'' pungkasnya. (mg1/ebo/adv/fin) Editor : Hengky Ristanto
#Kb magetan #kampung kb #Kampung kb magetan #Bupati Magetan Suprawoto #keluarga berencana #kang woto #pemprov jatim