Salah satunya dengan menggelar bakti sosial bagi masyarakat yang tinggal di sekitar sumber mata air, sumur, dan kantor Perumdam Lawu Tirta Magetan. ‘’Kami terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan, pengembangan investasi dan infrastruktur,’’ kata Dirut Perumdam Lawu Tirta Moh. Choirul Anam.
Ada tiga program yang segera direalisasikan yakni intensifikasi, ekstensifikasi dan diversifikasi. Menurut Anam, melalui program intensifikasi pihaknya akan mengoptimalkan seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada untuk meningkatkan pelayanan.
Sedangkan ekstensifikasi untuk menambah wilayah jangkauan pemasaran air Perumdam ke wilayah Kartoharjo dan Takeran yang selama ini belum tersentuh layanan Perumdam. Terakhir, diversifikasi saat ini telah membuat rancangan bisnis dan usaha baru yang diajukan kepada pemerintah untuk pelayanan di luar non perpipaan.
‘’Diharapkan Perumdam semakin meningkat dalam segi pendapatan dan pelayanan,’’ tambahnya.
Bupati Magetan Suprawoto meminta Perumdam Lawu Tirta Magetan terus memberikan pelayanan maksimal. Sehingga masyarakat semakin puas dengan pelayanan yang diberikan. Orang nomor satu di Magetan itu juga berpesan Perumdam Lawu Tirta ini mengemban dua misi penting, yakni profit dan sosial. Oleh sebab itu, dituntut terus bisa bersinergi dengan masyarakat.
‘’Semoga dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan dan semakin responsif dalam menangani keluhan pelanggan,’’ ungkapnya.
Kang Woto juga mengatakan tarif Perumdam Lawu Tirta Magetan ini masih sangat murah yakni Rp 1.300 per meter kubik. Bahkan harganya masih di bawah ketentuan dari Provinsi Jawa Timur yakni Rp 3.300 per meter kubik. ‘’Kondisi ekonomi masyarakat Magetan saat ini masih kurang bagus. Sehingga tidak tepat bila menaikan tarif sesuai aturan Pemprov Jatim,’’ jelasnya.
Secara simbolis, Perumdam menyerahkan bantuan peralatan sekolah sebanyak 140 paket dibagikan kepada siswa-siswi SDN Genilangit 2. Serta 365 paket sembako untuk warga yang berdomisili di sekitar sumber mata air, sumur, kantor Perumdan dan panti asuhan. (ebo/ip/fin) Editor : Hengky Ristanto