Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Wujudkan PMI Unggul, Kanim Madiun Sosialisasikan Desa Binaan Imigrasi

Hengky Ristanto • Kamis, 25 Mei 2023 | 18:28 WIB
INOVATIF: Kanim Madiun menggelar sosialisasi untuk memasifkan Desa Binaan Imigrasi di wilayah Kabupaten Madiun. (KANIM MADIUN)
INOVATIF: Kanim Madiun menggelar sosialisasi untuk memasifkan Desa Binaan Imigrasi di wilayah Kabupaten Madiun. (KANIM MADIUN)
MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemerintah terus berupaya menekan jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) Non-Prosedural alias ilegal. Untuk itu, Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Non TPI Madiun berinovasi dengan membentuk Desa Binaan Imigrasi. Di desa-desa ini, Kanim berkolaborasi dengan pemerintah desa gencar mengedukasi masyarakat seputar urusan keimigrasian, termasuk penerbitan paspor dan aturan legalitas bekerja di luar negeri.

Desa/Kecamatan Dolopo menjadi yang pertama di Kabupaten Madiun. Pasalnya di desa ini, mayoritas warganya memilih bekerja di luar negeri. ''Pemahaman tentang aturan keimigrasian sangat penting untuk mencegah perdagangan manusia dan eksploitasi di luar negeri,'' ujar Kepala Kanim Kelas II Non TPI Madiun Andro Eka Putra.

Sebagai tindak lanjut dari inovasi tersebut, Kanim Madiun bersama Pemkab Madiun kembali menyelenggarakan sosialisasi bertajuk Implementasi Desa Binaan Imigrasi dalam Rangka Mewujudkan Pekerja Migran Unggul dan Berwawasan Keimigrasian, di Hotel Aston Madiun, Selasa (23/5).

Photo
Photo
Kepala Kanim Kelas II Non TPI Madiun Andro Eka Putra (KANIM MADIUN)

Kegiatan ini dihadiri Bupati Madiun Ahmad Dawami, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Madiun Imam Nurwedi, serta camat dan kepala desa se-Kabupaten Madiun.

“Ke depan, kami berharap bisa mengembangkan Desa Binaan Imigrasi ini ke seluruh desa di bawah wilayah kerja Kanim Madiun, khususnya di Kabupaten Madiun,'' kata Andro.

''Hal ini juga penting karena untuk membantu tugas dan fungsi kami dalam penerbitan paspor dan pengawasan PMI, serta dalam hal penyampaian informasi keimigrasian,” imbuhnya.

Bupati Madiun Ahmad Dawami mendukung rencana Kanim Madiun dalam memperluas Desa Binaan Imigrasi di daerah setempat. Pasalnya saat ini, Pemkab Madiun juga tengah menggalakkan inovasi yang terkait dengan pemberdayaan masyarakat. Tujuannya, agar menciptakan PMI yang terampil.

“Setiap desa akan diwajibkan memiliki salah satu perangkat desa yang akan menyampaikan informasi keimigrasian kepada warganya dan membantu warga yang ingin menjadi pekerja migran di luar negeri. Terutama dalam memproses permohonan paspor,'' kata bupati. (osi/naz/adv) Editor : Hengky Ristanto
#Bupati Madiun #kaji mbing #kantor imigrasi madiun #pekerja migran indonesia #desa binaan kantor imigrasi madiun #desa binaan imigrasi #ahmad dawami