Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Bantu Basarnas Evakuasi Delapan Penambang di Tambang Emas, Kopaska Siapkan Tim Penyelam

Budhi Prasetya • Jumat, 28 Juli 2023 | 21:30 WIB

KEDALAMAN 50 METER: Tim SAR gabungan berusaha mengevakuasi delapan penambang yang terjebak di galian emas Pancurendang, Ajibarang, Banyumas, kemarin (27/7). (BASARNAS UNTUK JAWA POS)
KEDALAMAN 50 METER: Tim SAR gabungan berusaha mengevakuasi delapan penambang yang terjebak di galian emas Pancurendang, Ajibarang, Banyumas, kemarin (27/7). (BASARNAS UNTUK JAWA POS)
 

BANYUMAS, Jawa Pos Radar Madiun – Tim Basarnas mendatangi kawasan pertambangan emas rakyat di Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (26/7) lalu. Mereka berusaha mengevakuasi delapan penambang dari lubang galian.

Upaya evakuasi melibatkan tiga kantor SAR sekaligus, yaitu SAR Cilacap, SAR Semarang, dan SAR Jogjakarta. Pun, timTNI-Polri dan BPBD. Namun, sampai hari kedua kemarin, tim gabungan belum berhasil mengeluarkan para penambang.

Kamis, (7/7) kemarin, upaya evakuasi penambang yang terjebak di lubang galian itu dimulai dengan melanjutkan kembali penyedotan air menggunakan mesin pompa.

”Penyedotan air menggunakan enam unit mesin pompa air submersible. Mesin ini lebih besar dari kemarin (Rabu, 26/7),” ungkap Adah Sudarsa, kepala Kantor SAR Cilacap selaku SAR mission coordinator (SMC), seperti dilansir dari JawaPos.com.

”Kami juga berusaha menutup titik resapan air dari beberapa titik,” imbuhnya.

Tak hanya itu, untuk mengetahui isi lubang tersebut, tim SAR gabungan juga menggunakan kamera hole milik ESDM Provinsi Jawa Tengah.”Dari pemantauan yang menggunakan kamera hole tersebut, terlihat banyak pipa untuk membuang air dan kabel listrik blower milik penambang,” ujar Adah.

Berdasar informasi yang diterima Basarnas, delapan penambang terjebak di lubang galian sejak Selasa (25/7) malam. Tepatnya sejak pukul 23.00 WIB. Mereka terjebak karena air tiba-tiba masuk dan menggenangi lubang tambang di kawasan pertambangan emas rakyat tersebut. Diduga, para penambang berada di kedalaman lebih dari 50 meter.

Berdasar data Basarnas, delapan penambang emas tersebut, antara lain, Cecep Suriyana, 29; Muhamad Rama A. Rohman, 38; Ajat, 29; Mad Kholis, 32; dan Marmumin, 32. Lalu, Muhidin, 44; Jumadi, 33; dan Mulyadi, 40. ”Delapan penambang emas tersebut berasal dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat,” ungkap Adah.

Rencananya, tiga personel Komando Pasukan Katak (Kopaska) membantu evakuasi delapan penambang tersebut. ”Sekarang ini obstacle-nya (rintangan, Red) banyak. Tentunya kami akan melaksanakan dengan prioritas keselamatan penyelaman,” kata Danlanal Cilacap Kolonel Laut (P) Bambang Subeno dikutip dari Radar Banyumas. (syn/wan/lyn/tyo/win/c14/fal)

Editor : Budhi Prasetya
#kopaska #penambang #tim penyelam al #tambang emas banyumas #basarnas