BANYUMAS, Jawa Pos Radar Madiun – Upaya evakuasi delapan penambang emas yang terjebak di lubang galiang kawasan Pertambangan Emas Rakyat, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah, resmi dihentikan, kemarin (1/8).
Hal itu lantaran upaya penyelamatan penambang nahas yang dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terhambat debit air yang semakin tinggi. Kondisi tersebut membuat operasi SAR di kawasan Pertambangan Emas Rakyat itu tidak diperpanjang.
Kepala Kantor SAR Cilacap Adah Sudarsa mengatakan, hingga hari ketujuh, tim SAR berupaya meneruskan pengurasan air di enam worksite kawasan Pertambangan Emas Rakyat sesuai dengan rencana operasi.
Namun, ikhtiar tersebut belum cukup untuk mengevakuasi delapan penambang emas yang terjebak di Galian Bogor.
Tim SAR kemudian bermusyawarah dengan ahli dan pihak terkait lainnya.
”Operasi SAR dinyatakan ditutup,” ungkap Adah seperti dikutip dari JawaPos.com.
Sebelum apel menutup operasi penyelamatan, tim SAR gabungan, keluarga korban, dan warga setempat melakukan salat Gaib. Dilanjutkan tabur bunga di prasasti delapan korban. (syn/win/c19/fal)
Editor : Budhi Prasetya