DENPASAR, Jawa Pos Radar Madiun – Pelacakan pengemudi ojek online (ojol) yang diduga pelaku rudapaksa wisatawan asing di Bali membuahkan hasil. Pelaku asusila terhadap warga negara asing (WNA) itu bernama Wangkadash Dever. Pengemudi mesum itupun diketahui sempat kabur ke Jawa. Wangkadash Dever baru kabur ke Jawa setelah berita kasusnya viral di media sosial.
Kasus asusila yang menimpa LGW, 26, WNA asal Brasil, terjadi di sekitar Pantai Nyang Nyang. Tim gabungan Polda Bali dan Jatim melakukan kerja sama hingga berhasil bekuk pelaku yang berprofesi sebagai pengemudi ojol itu di tempat persembunyian.
Pengemudi ojol bejat tersebut terdeteksi bersembunyi di rumah kerabat selama beberapa hari. Selasa (8/8) malam, pelaku asusila itu diamankan polisi di Pasuruan, Jawa Timur.
Kabidhumas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan menyampaikan, dalam waktu 1x24 jam, tim gabungan tersebut berhasil membekuk sosok driver ojol pelaku rudapaksa perempuan WNA yang berprofesi sebagai lifeguard di Brasil tersebut.
”Tak butuh waktu lama, hanya sehari setelah kejadian, kerja keras personel, berhasil menangkap pelaku di daerah Pasuruan, Jawa Timur,” ungkap Jansen, dikutip dari JawaPos.com.
Kepolisian lanjut dia, menerapkan pelacakan berbasis teknologi untuk mengejar pelaku. Melalui cara itu, diketahui pelaku kabur naik travel dari Jimbaran ke rumah pamannya di Pasuruan.
”Driver ojol tersebut diamankan tanpa perlawanan, yang bersangkutan kemudian digelandang ke Mapolres Pasuruan untuk selanjutnya diserahkan ke Polda Bali,” terang Jansen Avitus Panjaitan.
Tim gabungan juga telah melakukan koordinasi dengan pihak ojol untuk memastikan terkait identitas pelaku Wangkadash Dever. Faktanya, pelaku belum lama menjadi driver, tercatat bergabung sejak Maret 2023.
Korban mengaku diancam, lantas pelaku mencekik lehernya. Pelaku juga membanting korban ke tanah sambil tangan membekap mulut sambil melakukan rudakpasa kepada LGW. Setelah melakukan tindakan bejatnya, pelaku mengantarkan korban pulang ke penginapan. (jawapos.com/sib)
Editor : Budhi Prasetya