LAMPUNG, Jawa Pos Radar Madiun – Polisi terus melakukan penyelidikan terkait temuan jasad tanpa kepala di pesisir Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Tanggamus. Untuk memudahkan penyelidikan, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung melakukan tes DNA.
”Kami akan melakukan penyelidikan DNA keluarga dari keempat mayat tersebut guna mengetahui identitasnya,” kata Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika seperti dilansir dari JawaPos.com, Minggu (10/9).
Dia mengatakan, hingga saat ini kepolisian masih terus berupaya menguak identitas empat jasad tanpa kepala tersebut. Sebab, ketika ditemukan, keempatnya jasad itu tanpa identitas.
”Oleh karena itu, untuk mempermudah penyelidikan kami meminta warga yang mengetahui memberikan informasi kepada polisi. Informasi sekecil apa pun akan sangat berarti untuk mempermudah penelusuran, kemudian bila ada keluarga yang kehilangan anggota keluarganya segera lapor ke kepolisian terdekat,” ujar Helmy Santika.
Kapolda Lampung juga mengatakan, penemuan tiga dari empat jasad itu terjadi dalam dua hari yang berurutan. Dua jasad ditemukan di pesisir Kabupaten Lampung Selatan dan satu jasad ditemukan di pesisir Kabupaten Tanggamus.
”Sedangkan satu jasad lainnya ditemukan pada 15 Agustus di Tanggamus,” terang Helmy Santika.
Menurut dia, terdapat kesamaan dari empat jasad tersebut. Yakni bagian kepala, tangan dan kaki hilang serta kondisi mulai membusuk.
”Tim Biddokes Polda Lampung juga direncanakan melakukan otopsi jasad-jasad tersebut pada Senin (11/9). Otopsi ini dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian dan perkiraan berapa lama waktu kematian dari jasad itu,” papar Helmy Santika.
Dalam kurun waktu hampir satu bulan, sebanyak empat jasad anonim dengan bagian kepala hilang ditemukan di perairan Provinsi Lampung. Satu mayat ditemukan pada 15 Agustus di Tanggamus, dua mayat ditemukan di Lampung Selatan pada 6 September dan satu mayat ditemukan di Tanggamus pada 7 September.
Editor : Budhi Prasetya