KEDIRI, Jawa Pos Radar Madiun - Ada 1.381 layanan konsumen masuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri sektor jasa keuangan selama Januari-November 2024.
Perinciannya, 734 pengaduan, 554 permintaan konsultasi dan informasi melalui walk in, serta 93 melalui telepon. ''Dalam pengaduan, terdapat beberapa permasalahan utama,'' kata Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri kemarin (24/12).
Masalah utama itu meliputi, restrukturisasi, relaksasi kredit, pembiayaan, dan pinjaman. Kemudian sistem layanan informasi keuangan, take over, pengalihan kredit, pembiayaan.
Lalu, fraud eksternal seperti penipuan, pembobolan rekening, skimming, dan cyber crime. 101 pengajuan. Permasalahan agunan, permintaan dokumen, dan informasi produk.
Ismi menjelaskan, terkait dengan judi online terdapat lima pengaduan. Rekening yang bersangkutan diblokir. ''Masyarakat harus berhati-hati, jangan coba-coba judi online karena pidananya 10 tahun penjara," ujarnya. (err/den)
Masalah Utama
- Restrukturisasi, relaksasi kredit, pembiayaan, pinjaman, 409 pengaduan
- Sistem layanan informasi keuangan 267 pengaduan
- Take over, pengalihan kredit, pembiayaan, 153 pengajuan
- Fraud eksternal (penipuan, pembobolan rekening, skimming, cyber crime) 101 pengajuan
- Permasalahan agunan/jaminan, 92 pengajuan
- Permintaan dokumen, informasi produk, 73 pengajuan
- Lainnya, 286 pengajuan
Editor : Hengky Ristanto