Jawa Pos Radar Madiun – Dalam ajaran Islam, mahar adalah syarat sahnya pernikahan yang wajib diberikan mempelai pria kepada mempelai wanita.
Meski sering dipersepsikan sebagai pemberian bernilai tinggi secara materi, sejatinya mahar pernikahan lebih bermakna sebagai simbol cinta, tanggung jawab, dan niat tulus membangun rumah tangga.
Bagi calon pengantin dengan dana terbatas, tak perlu khawatir. Mahar sah dan halal tetap bisa dirancang dengan budget minimalis.
Berikut rekomendasi mahar islami yang murah namun tetap istimewa dan menyentuh makna spiritual.
1. Mahar Uang Tunai
Uang tunai masih menjadi pilihan utama karena praktis dan mudah disesuaikan dengan kemampuan calon mempelai.
Tak ada nominal yang diwajibkan secara mutlak dalam Islam, selama kedua belah pihak ridha dan sepakat.
Logam mulia ukuran kecil seperti 0,1 hingga 0,25 gram bisa menjadi mahar elegan tanpa harus mahal.
Meski ringan, emas tetap melambangkan ketulusan dan penghargaan.
Tipsnya pilih emas bersertifikat dari produsen resmi, lalu padukan dengan desain mahar bertema kaligrafi atau kutipan ayat cinta.
3. Barang Bermakna
Mahar juga bisa berupa benda yang memiliki nilai personal atau religius. Misalnya, mukena, kain batik atau songket, tasbih kayu, hingga buku inspiratif.
Kelebihannya, barang-barang ini bisa menjadi kenang-kenangan jangka panjang, sekaligus menguatkan nilai emosional pernikahan.
4. Mahar Jasa atau Karya
Tak semua mahar harus berupa barang. Dalam Islam, jasa, ilmu, atau karya pun sah dijadikan mahar. Contohnya, hafalan surat Alquran, puisi ciptaan sendiri, atau janji mengajarkan ilmu tertentu.
Hak penuh istri: Mahar tidak boleh diambil atau dimanfaatkan oleh suami tanpa izin istri.
Tak harus mahal: Islam menganjurkan mahar sederhana, yang penting ikhlas dan sah.
Editor : Andi Chorniawan