Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Faunanya Punya Nilai Magis dalam Tradisi Jawa, Inilah Flora dan Fauna Khas Pekalongan

Deni Kurniawan • Sabtu, 21 Juni 2025 | 00:33 WIB
Flora dan fauna khas Pekalongan.
Flora dan fauna khas Pekalongan.

Jawa Pos Radar Madiun - Pekalongan yang terkenal dengan batiknya ternyata juga menyimpan pesona kekayaan hayati yang tak kalah menarik.

Flora dan fauna khas Pekalonhan patut dibanggakan. Yakni, bambu Wulung dan Perenjak Jawa.

Bambu Wulung (Gigantochloa atroviolacea) merupakan salah satu jenis bambu yang dikenal karena warnanya yang unik hitam keunguan dan mengilap.

Di Pekalongan, bambu ini banyak ditemukan di kawasan dataran rendah dan sering dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai.

Biasanya, untuk bahan bangunan, mebel, hingga kerajinan tangan bernilai seni tinggi.

Bukan hanya kuat dan tahan lama, bambu wulung juga ramah lingkungan karena dapat tumbuh cepat tanpa perlu banyak perawatan.

Keunikan warna dan kekuatannya membuatnya menjadi primadona dalam industri kreatif lokal.

Di sisi fauna, Pekalongan juga menjadi habitat bagi burung Perenjak Jawa (Prinia familiaris).

Burung kecil dengan tubuh ramping dan ekor panjang yang selalu bergerak lincah di semak-semak atau pepohonan rendah.

Burung ini dikenal karena kicauannya yang nyaring dan khas.

Selain menjadi penanda keanekaragaman hayati, Perenjak Jawa juga populer di kalangan pecinta burung kicau.

Meskipun kecil, perannya penting dalam menjaga ekosistem, terutama dalam mengendalikan populasi serangga.

Dalam tradisi Jawa, burung yang biasa disebut ciblek ini punya nilai magis.

Saat burung ini hinggap di dekat rumah, konon akan datang tamu istimewa.

Pelestarian Bambu Wulung dan Perenjak Jawa sangat penting untuk menjaga keseimbangan alam Pekalongan.

Selain sebagai warisan hayati, keduanya juga berpotensi mendukung ekowisata dan industri kreatif lokal.

Masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha diharapkan terus mendukung upaya pelestarian ini melalui edukasi, konservasi, dan pemanfaatan yang bijak. (*/den)

*Emailia Suharso/Politeknik Negeri Madiun

Editor : Deni Kurniawan
#bambu wulung #khas #Pekalongan #Perenjak Jawa #flora dan fauna #Tradisi Jawa