Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Raup Rp 3,7 Miliar di Trade Expo Indonesia 2025

Hengky Ristanto • Rabu, 22 Oktober 2025 | 01:51 WIB
Mitra binaan Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus tampil di Trade Expo Indonesia 2025, mencatat total transaksi Rp3,7 miliar dan delapan MoU ekspor. Foto: Dok. Pertamina Patra Niaga
Mitra binaan Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus tampil di Trade Expo Indonesia 2025, mencatat total transaksi Rp3,7 miliar dan delapan MoU ekspor. Foto: Dok. Pertamina Patra Niaga

TANGERANG, Jawa Pos Radar Madiun – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan pelaku usaha kecil menengah.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina sukses membawa sepuluh mitra binaannya tampil di ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 yang digelar di ICE BSD, Tangerang, 15–19 Oktober lalu.

Partisipasi tersebut membuahkan hasil gemilang.

Dalam lima hari pameran, total transaksi yang dibukukan mencapai Rp3,7 miliar, terdiri atas penjualan ritel dan komitmen ekspor.

Bahkan, tercatat delapan nota kesepahaman (MoU) berhasil ditandatangani antara UMKM binaan Pertamina Patra Niaga dengan pembeli internasional.

Sepuluh mitra binaan yang tampil di antaranya Sambel Ning Niniek, Timtim Natural Estusae, Bali Honey, Denara Duta Mandiri, Mutiara Gitbay, Batik Sumber Arafat, Bali Pure, Pertenunan Astini, Legend Tren, dan Koffiku.

Mereka menampilkan produk unggulan mulai makanan olahan, kecantikan alami, fashion, hingga kerajinan tradisional.

Salah satu pencapaian terbesar datang dari Koffiku, UMKM kopi premium asal Jawa Timur, yang berhasil menandatangani MoU dengan buyer asal India senilai 32.500 dolar AS.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus yang telah memfasilitasi kami ikut dalam Trade Expo Indonesia. Melalui ajang ini, kami bisa memperkenalkan kopi lokal ke pasar internasional,” ujar Silvi, owner Koffiku.

Selain itu, Legend Tren, produsen minuman tradisional legen khas Jawa Timur, sukses menjalin kerja sama ekspor dengan buyer asal Jepang.

Sementara Sambel Ning Niniek menarik perhatian buyer asal Hong Kong yang terkesan dengan cita rasa autentik sambal khas Nusantara.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi menyampaikan apresiasi terhadap capaian para mitra binaan.

“Kami sangat mengapresiasi semangat dan kerja keras para mitra binaan yang terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya. Keberhasilan ini adalah hasil nyata dari pendampingan berkelanjutan melalui program UMK Academy Pertamina,” ujarnya.

Ahad menegaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam penguatan ekonomi nasional.

Karena itu, Pertamina berkomitmen mendukung mereka agar naik kelas, berdaya saing global, dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Partisipasi di TEI 2025 menjadi bukti sinergi antara korporasi dan pelaku usaha kecil menengah dalam membangun ekosistem bisnis inklusif dan berkelanjutan.

Melalui pendampingan, pelatihan manajemen, peningkatan kapasitas produksi, serta fasilitasi promosi dan pembiayaan, Pertamina memastikan mitra binaannya mampu bertahan dan berkembang di pasar global.

Ajang Trade Expo Indonesia sendiri merupakan pameran dagang terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan RI dengan tema “Sustainable Trade for Global Resilience”.

Ribuan pelaku usaha dari berbagai sektor industri turut ambil bagian.

Dengan capaian omzet miliaran rupiah dan perluasan pasar ekspor, Pertamina Patra Niaga optimistis produk binaannya akan semakin dikenal di dunia.

Langkah ini memperkuat citra Indonesia sebagai negara dengan produk lokal berkualitas tinggi dan berdaya saing global. (*)

Editor : Hengky Ristanto
#pertamina patra niaga #UMKM binaan Pertamina #ekspor produk lokal #TEI 2025 #Trade Expo Indonesia 2025 #UMK Academy #csr pertamina