Jawa Pos Radar Madiun - Menjelang akhir tahun 2025, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan tiga jenis bantuan sosial (bansos) tambahan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Program ini menjadi bentuk perhatian pemerintah untuk meringankan beban hidup masyarakat dan memastikan keluarga tetap kuat di tengah tantangan ekonomi.
Beberapa penerima melaporkan saldo di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) meningkat signifikan, bahkan mencapai lebih dari Rp 3 juta.
Tiga Jenis Bansos Tambahan yang Sudah Cair
1. BLTS Kesra (Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat)
Diberikan untuk keluarga rentan ekonomi di desil 2–4, dana disalurkan langsung ke rekening atau kantor pos. Tujuannya membantu keluarga bertahan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
2. Program Indonesia Pintar (PIP)
Dana PIP sudah dicairkan ke rekening siswa di berbagai jenjang pendidikan. Contohnya, siswa SMP menerima Rp 750.000 untuk menunjang kebutuhan belajar. Bantuan ini diharapkan dapat menjaga semangat anak-anak bangsa agar pendidikan tidak terhenti karena masalah ekonomi.
3. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Selain uang tunai, pemerintah menyalurkan bantuan sembako berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng. Bansos ini memastikan keluarga penerima tetap memiliki akses pada kebutuhan pokok di tengah harga yang fluktuatif.
Update Penyaluran PKH & BPNT Tahap 4 (Oktober–Desember 2025)
Penyaluran tahap 4 melalui KKS masih berjalan di berbagai daerah dan tidak serentak, mengingat jumlah penerima yang mencapai lebih dari 10 juta keluarga.
Beberapa KPM masih menunggu pencairan karena proses verifikasi rekening dan penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM).
Penerima baru yang sebelumnya melalui PT Pos dapat menerima bansos setelah kartu KKS aktif.
Penyaluran di Bank Himbara
-
BNI: Belum menyalurkan BPNT maupun PKH
-
BSI & Mandiri: Sudah mulai mencairkan PKH dan BPNT
-
BRI: BPNT telah disalurkan, PKH masih menunggu proses
Penyaluran BLTS Kesra melalui PT Pos Indonesia
Bagi KPM yang belum memiliki KKS, pencairan bisa dilakukan melalui kantor pos, balai desa, atau kantor kelurahan. PT Pos juga menyediakan layanan antar ke rumah bagi penerima lansia atau sakit, serta memungkinkan anggota keluarga mewakili penerima utama.
Dengan adanya bansos tambahan ini, pemerintah berharap seluruh KPM dapat memenuhi kebutuhan pokok dan pendidikan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga menjelang akhir tahun 2025. (fin)
Editor : AA Arsyadani