Jawa Pos Radar Madiun – Jadwal pengajian kondang asal Bojonegoro mengisi dua pengajian besar di hari yang sama pada Rabu, 19 November 2025. Agenda padat tersebut berlangsung di Kota Madiun dan Kabupaten Ponorogo, dengan ribuan jamaah diprediksi memadati dua lokasi tersebut.
KH Anwar Zahid, atau yang akrab disapa Abah Anza, memang dikenal sebagai dai dengan jadwal padat yang bisa mencapai tiga hingga empat pengajian dalam sehari.
Gaya ceramah khasnya yang ringan, penuh humor, namun tetap sarat makna membuat setiap majelisnya selalu dibanjiri jamaah dari berbagai daerah.
1. Pengajian KH Anwar Zahid di Kota Madiun (PSC)
Kota Madiun menjadi salah satu titik besar yang akan diisi Abah Anza malam ini. Acara digelar dalam rangka kegiatan keagamaan Pemerintah Kota Madiun.
Lokasi: Pahlawan Street Center (PSC), Kota Madiun
Waktu: Rabu, 19 November 2025, Pukul 20.00 WIB – selesai
Acara tersebut diprediksi menyedot puluhan ribu jamaah karena PSC berada di pusat kota dan menjadi ruang publik terbesar di Madiun. Pemkot Madiun juga telah mengumumkan rekayasa lalu lintas dan kantong parkir untuk mengantisipasi kepadatan.
2. Pengajian KH Anwar Zahid di Ponorogo (Jambon)
Masih di hari yang sama, KH Anwar Zahid juga dijadwalkan mengisi Pengajian Akbar di Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Ponorogo.
Acara ini digelar bersama masyarakat dan diiringi seni hadrah Nusantara Santri Wisanggeni.
Lokasi: Lapangan Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Ponorogo
Waktu: Rabu, 19 November 2025, Pukul 19.00 WIB – selesai
Dengan lokasi pedesaan yang luas dan akses cukup mudah, panitia sudah menyiapkan area parkir, panggung utama, serta dukungan berbagai komunitas desa.
Sehari Dua Kota, Jemaah Atur Waktu
Karena kedua acara berlangsung di jam berdekatan—Ponorogo dimulai pukul 19.00 WIB dan Madiun pukul 20.00 WIB—jemaah dari luar daerah diimbau menyesuaikan lokasi pengajian terdekat agar tidak terjebak macet atau kehabisan ruang.
KH Anwar Zahid sendiri dikenal sering menghadiri dua hingga tiga acara berbeda dalam satu hari, sehingga agenda “sehari dua kota” bukan hal baru bagi dai karismatik asal Bojonegoro tersebut. (kid)
Editor : Nur Wachid