Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

BWF Terbitkan Aturan Baru: Kalender Bulu Tangkis Semakin Ramai di 2027, Hadiah Nyaris Setengah Triliun

Mizan Ahsani • Rabu, 11 Februari 2026 | 06:27 WIB
Aksi ganda putra Sabar/Reza di Malaysia Open 2026.
Aksi ganda putra Sabar/Reza di Malaysia Open 2026.

Jawa Pos Radar Madiun – Kabar mengejutkan datang dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Para pecinta bulu tangkis di seluruh dunia harus bersiap menghadapi jadwal tontonan yang jauh lebih padat.

BWF resmi merilis pembaruan besar yang akan berlaku mulai tahun 2027. Tidak tanggung-tanggung, jumlah pertandingan dalam setahun akan meningkat drastis hingga hampir dua kali lipat.

Langkah revolusioner ini diambil BWF untuk membawa olahraga tepok bulu ini ke era yang lebih modern, kompetitif, dan memiliki daya tarik global yang kuat.

Perubahan ini juga sejalan dengan perpanjangan kontrak kerja sama BWF dengan mitra komersial Infront hingga tahun 2034.

Siap-Siap, 3.000 Pertandingan Disiarkan TV!

Perubahan paling mencolok ada pada kuantitas tayangan. Mulai 2027, jumlah pertandingan yang diproduksi untuk siaran televisi akan melonjak tajam.

Jika sebelumnya hanya ada sekitar 1.410 pertandingan yang disiarkan, angka tersebut akan meroket menjadi sekitar 3.000 pertandingan per tahun.

Tujuannya jelas, memperluas jangkauan dan memperkuat posisi bulu tangkis sebagai olahraga tontonan global.

Format Baru Super 1000

Struktur turnamen BWF World Tour juga dirombak total. Nantinya akan ada enam level turnamen dengan total 36 kejuaraan dalam kalender resmi.

Yang paling menarik adalah perubahan format pada 5 Turnamen Super 1000:

Durasi: Turnamen akan digelar selama 11 hari (mencakup dua akhir pekan).

Format Tunggal: Diikuti 48 pemain dengan sistem Babak Grup lalu lanjut ke Fase Gugur.

Format Ganda: Diikuti 32 pasangan dengan sistem Gugur.

Sementara itu, turnamen level Super 750, 500, 300, dan 100 tetap digelar selama enam hari, namun dengan jumlah court TV yang lebih banyak.

Integrasi turnamen Super 100 ke dalam rangkaian resmi World Tour juga menjadi poin penting dalam aturan baru ini.

Kepadatan jadwal ini dibayar lunas dengan peningkatan kesejahteraan atlet.

BWF mengumumkan kenaikan total hadiah tahunan (prize money) BWF World Tour hingga 26,9 juta Dolar AS atau setara Rp 452 miliar.

Perubahan Piala Thomas-Uber & Sudirman

Turnamen beregu paling bergengsi juga tak luput dari reformasi.

Mulai 2027, jumlah peserta Piala Thomas-Uber dan Piala Sudirman akan ditambah agar representasi negara lebih luas.

Format pertandingan akan menggunakan sistem Fase Grup yang dilanjutkan Babak Gugur.

Aturan ini menjamin setiap atlet memainkan minimal dua pertandingan, sehingga mengurangi risiko eliminasi dini dan memanjakan penonton.

Meski jadwal makin padat, BWF mengklaim format baru ini telah memperhitungkan waktu pemulihan (recovery) yang optimal demi menjaga keberlanjutan karier atlet. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#sudirman #pertandingan #bwf #Super 1000 #hadiah #piala thomas #aturan baru #uber