Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Sapi Ngiler Jangan Dibiarkan! Ini 7 Cara Penanganan yang Tepat sebelum Semakin Parah

Suci Oktavia • Rabu, 29 April 2026 | 09:33 WIB
Peternak sapi melakukan perawatan dan pengobatan secara tradisional kepada ternak mereka untuk mencegah terinfeksi penyakit, salah satunya PMK. (AJI PUTRA/RADAR MADIUN)
Peternak sapi melakukan perawatan dan pengobatan secara tradisional kepada ternak mereka untuk mencegah terinfeksi penyakit, salah satunya PMK. (AJI PUTRA/RADAR MADIUN)

Jawa Pos Radar Madiun - Ketika sapi mulai ngiler terus-menerus, banyak peternak merasa bingung harus berbuat apa.

Padahal, penanganan awal yang tepat bisa menjadi penentu apakah kondisi sapi akan membaik atau justru semakin parah.

Kabar baiknya, ada beberapa langkah sederhana yang bisa langsung dilakukan untuk membantu proses pemulihan ternak.

Berikut panduan lengkap yang direkomendasikan petugas kesehatan hewan:

1. Pisahkan sapi dari kandang utama

Sapi yang menunjukkan gejala sakit sebaiknya dipisahkan untuk mencegah penularan dan memudahkan pemantauan kondisi.

2. Periksa bagian mulut dan lidah

Bersihkan mulut sapi menggunakan larutan antiseptik atau air hangat garam jika terlihat ada luka, sariawan, atau bercak putih. Gejala ini umum terjadi pada penyakit mulut.

3. Berikan pakan yang lembut dan mudah ditelan

Jika sapi kesulitan makan, berikan rumput halus, dedak basah, atau hijauan yang sudah dicacah agar tidak memperparah luka di mulut.

Baca Juga: Sapi Ngiler Terus tanpa Alasan yang Jelas? Waspada, Ini Penyebab yang Sering Diabaikan Peternak

4. Pastikan ternak mendapat cukup air minum

Air bersih sangat penting untuk menjaga kondisi tubuh sapi tetap stabil, terutama saat kehilangan banyak cairan akibat ngiler.

5. Berikan vitamin dan suplemen

Vitamin B kompleks, mineral, serta penambah nafsu makan dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh sapi.

6. Jaga kebersihan kandang

Lingkungan yang kotor dapat memperparah kondisi. Pastikan kandang tetap kering, bersih, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

7. Segera hubungi petugas kesehatan hewan

Jika dalam 1–2 hari kondisi tidak membaik, atau muncul gejala lain seperti demam dan lemas, pemeriksaan oleh dokter hewan sangat dianjurkan.

Penanganan yang cepat menjadi faktor utama keberhasilan penyembuhan. Semakin cepat tindakan diambil, semakin besar peluang sapi untuk pulih tanpa komplikasi.

Peternak juga diimbau untuk aktif berkonsultasi dan terus meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan ternak. Dengan begitu, risiko kerugian bisa ditekan dan produktivitas tetap terjaga. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#sapi ngiler #penyakit sapi ternak #tips #peternakan #mengobati