Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Truk Diduga Rem Blong Hantam Antrean Motor di Bekasi, 1 Orang Tewas dan 5 Luka

Tim Magang Radar Madiun • Rabu, 1 Juli 2026 | 09:51 WIB
Lokasi kejadian kecelakaan lalu lintas di Simpang Unisma, Jalan Cut Mutia, Bekasi Timur (RMOL JABAR)
Lokasi kejadian kecelakaan lalu lintas di Simpang Unisma, Jalan Cut Mutia, Bekasi Timur (RMOL JABAR)

Jawa Pos Radar Madiun - Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk wing box dan sejumlah sepeda motor mengguncang kawasan Simpang Unisma, Jalan Cut Mutia, Bekasi Timur, Senin (29/6/2026) pagi.

Insiden yang diduga dipicu gangguan pada sistem pengereman itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia,

sementara lima korban lainnya mengalami luka-luka. Polisi kini masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Kronologi Kecelakaan di Simpang Unisma

Peristiwa terjadi sekitar pukul 08.30 WIB ketika sebuah truk wing box melaju dari arah Jakarta menuju Terminal Bekasi.

Saat mendekati persimpangan, kendaraan tersebut diduga kehilangan kemampuan pengereman sehingga tidak dapat berhenti.

Truk kemudian menghantam sejumlah sepeda motor yang sedang berhenti menunggu lampu lalu lintas berubah hijau.

Benturan yang terjadi membuat beberapa kendaraan roda dua terpental dan terseret beberapa meter dari lokasi awal.

Baca Juga: Tugas Anak Belajar, Bukan Turun ke Jalan: Imbauan Kemen PPPA yang Kembali Jadi Sorotan

Selain merusak sepeda motor yang berada di depan truk, tabrakan juga berdampak terhadap kendaraan lain yang tengah melintas di sekitar persimpangan.

Polisi Pastikan Ada Korban Jiwa

Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Gefri Agitia, membenarkan adanya korban meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Menurutnya, data sementara menunjukkan satu orang meninggal dunia dan lima korban lainnya mengalami luka-luka.

Meski dugaan awal mengarah pada gangguan sistem pengereman, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut sebelum menyimpulkan penyebab kecelakaan.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polsek Rawalumbu, Iptu Asep Triana, mengatakan proses olah tempat kejadian perkara (TKP) masih berlangsung.

Petugas juga terus mendata kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Hingga proses pendataan sementara,

tercatat satu unit truk wing box dan sedikitnya lima sepeda motor menjadi bagian dari insiden tersebut.

Baca Juga: Tradisi Unik St. Patrick’s Day, Sungai Chicago Mendadak Hijau Cerah

Kesaksian Warga di Lokasi

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi menyaksikan langsung detik-detik kecelakaan.

Bayu Sukma Nugraha, seorang pedagang di sekitar Simpang Unisma, mengatakan seluruh sepeda motor sedang berhenti di lampu merah ketika truk datang dari belakang dengan kecepatan cukup tinggi.

"Motor-motor sedang berhenti di lampu merah, tiba-tiba truk datang dari belakang dan langsung menghantam."

Benturan keras membuat kondisi di lokasi berubah menjadi kacau dalam hitungan detik.

Saksi lain, Muhammad Iqbal, mengungkapkan jalan langsung dipenuhi kendaraan yang rusak sehingga menyebabkan arus lalu lintas lumpuh.

"Korban sudah dievakuasi, tetapi motor-motor masih berserakan di jalan. Kemacetan langsung terjadi cukup panjang."

Evakuasi dan Penyelidikan Masih Berlangsung

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi sejumlah sepeda motor mengalami kerusakan berat setelah dihantam truk.

Baca Juga: Penembakan di SMA Filipina Tewaskan Tiga Siswa, Dua Pelaku Remaja Ditahan

Petugas kepolisian bersama Dinas Perhubungan segera melakukan evakuasi terhadap para korban sekaligus mengatur arus kendaraan agar kemacetan tidak semakin parah.

Hingga Senin siang, penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi, melakukan olah TKP, serta memeriksa kondisi kendaraan untuk memastikan penyebab pasti truk kehilangan kendali.

Polisi juga masih mendata jumlah kendaraan yang terlibat dan memastikan seluruh korban telah mendapatkan penanganan.

Masyarakat diimbau tetap berhati-hati saat melintas di kawasan Jalan Cut Mutia karena proses penyelidikan dan penataan lalu lintas masih berlangsung. (*)

*Herlinda Nur Fauziya, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
#kecelakaan bekasi timur #Simpang Usima Bekasi #kecelakaan lalu lintas