Jawa Pos Radar Madiun – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali memanjakan warganya dengan program "Balik Rantau Gratis" 2026.
Program ini ditujukan bagi warga Jawa Tengah yang ingin kembali ke Jakarta setelah mudik Lebaran dengan pilihan moda transportasi bus dan kereta api secara cuma-cuma alias 100 persen gratis.
Bagi masyarakat yang berminat, pendaftaran dilakukan secara bertahap. Untuk moda Kereta Api, pendaftaran dibuka mulai 12 Maret 2026 pukul 09.00 WIB melalui aplikasi Jateng Ngopeni Nglakoni (JNN).
Sementara untuk moda Bus, pendaftaran dimulai pada 13 Maret 2026 melalui website Peda Mateng.
Syarat Utama dan Kriteria Peserta
Program ini tidak dibuka untuk umum secara luas, melainkan diprioritaskan bagi kelompok masyarakat tertentu dengan kriteria sebagai berikut:
• Domisili: Diutamakan bagi pemegang KTP Jawa Tengah atau kelahiran Jawa Tengah.
• Pekerjaan: Diperuntukkan bagi pekerja sektor informal dan berpenghasilan rendah (maksimal setinggi UMR).
• Pelajar/Mahasiswa: Wajib melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu dari kampus.
• Kelompok Rentan: Terbuka bagi penyandang disabilitas dan lansia (usia 60 tahun ke atas).
• Metode Pendaftaran: Bisa dilakukan individu maupun kelompok/keluarga dengan maksimal 4 orang dalam satu grup.
Dokumen yang Harus Diunggah
Saat melakukan pendaftaran secara daring, peserta wajib menyiapkan dokumen dalam format JPG/PNG dengan ukuran maksimal 5 MB per berkas:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Identitas Anak (KIA).
2. Kartu Keluarga (KK).
3. Bukti Pekerjaan (Foto di lokasi kerja, ID Card pekerja, akun ojek online, atau foto saat berjualan).
4. Nomor WhatsApp aktif untuk proses verifikasi tiket.
Jadwal Keberangkatan dan Rute
Pemprov Jateng telah menetapkan titik keberangkatan untuk memudahkan warga di berbagai wilayah:
• Kereta Api (27 Maret 2026): Menggunakan KA Tawang Jaya Premium dengan rute dari Stasiun Semarang Tawang menuju Pasar Senen, Jakarta. Peserta wajib melakukan perekaman face recognition di stasiun sebelum berangkat.
• Bus (28 Maret 2026): Titik keberangkatan dipusatkan di Asrama Haji Donohudan (Boyolali), Terminal Mangkang (Semarang), dan Terminal Bulupitu (Banyumas).
Peringatan Blacklist
Panitia memberikan peringatan tegas bagi masyarakat yang ingin mendaftar.
Peserta yang telah mendapatkan tiket pada tahun 2025 namun tidak melakukan daftar ulang (scan barcode) saat keberangkatan, otomatis masuk dalam daftar blacklist dan tidak bisa mengikuti program tahun ini. Aturan serupa juga akan diberlakukan untuk keberangkatan tahun 2026 ini.
Seluruh program ini dipastikan gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Masyarakat diminta waspada terhadap oknum yang meminta bayaran dengan mengatasnamakan Pemprov Jateng. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Call Center resmi di nomor 0811-2790-123. (*)
* Muhammad Almaz Firza Sasongko, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura
Editor : Mizan Ahsani