Oleh: Ki Damar*
TITISAN Hyang Wisnu lainnya yakni Wisnungkara. Ia seorang pandita berwujud raksasa berkulit hitam.
Tugas yang diemban oleh Begawan Wisnungkara sangatlah berat.
Sebagai titisan Wisnu, ia bertugas mengajarkan kebaikan di kalangan raksasa-raksasa.
Sewaktu di kerajaan Lokapala, Wisnungkara merupakan pujangga yang menjadi penasehat raja Prabu Danaraja atau Danapati.
Kerajaan Lokapala ini mayoritas juga kerajaan raksasa.
Tapi berkat kedatangan Wisnungkara, mereka berjalan dalam kebaikan.
Dia juga sering menjelma menjadi sosok lain dengan bertugas mengantarkan senjata ampuh milik Batara Wisnu kepada titisan-titisan Wisnu lainnya.
Wisnungkara adalah satu-satunya jelmaan Batara Wisnu yang memiliki darah putih.
Artinya, Wisnungkara ini adalah raksasa yang benar-benar sabar.
Yang mengedepankan keadilan, kejujuran, toleransi dan spiritual.
Sayangnya, ia tewas di saat Lokapala berperang dengan Alengka.
Sebetulnya sebelum dia ditebas oleh Rahwana dengan senjata pedang mentawa, dewa sudah mengangkat Wisnungkara ke surga.
Dengan demikian, Wisnungkara tidak mengalami sakitnya tebasan dari Rahwana. (naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani