Oleh: Ki Damar*
SATU lagi titisan Wisnu yang cukup terkenal. Ia adalah Prabu Jayabaya, raja dari Kerajaan Kediri.
Mungkin orang jawa tidak asing mendengar nama tersebut.
Sebab, dia raja yang bijaksana, adil, dan terkenal dengan ramalannya yang kontroversial.
Mungkin bagi masyarakat yang tahu, tak aneh bila Prabu Jayabaya tahu seluk beluk pulau Jawa dan kehidupan mendatang.
Pasalnya, dia disebut sebagai salah satu titisan Hyang Wisnu.
Selain itu, Jayabaya juga membawa kitab yang turun temurun diperoleh dari titisan-titisan Wisnu sebelumnya.
Kitab tersebut yakni Pakem Baratayudha.
Kitab kehidupan ini diperoleh Kresna ketika naik ke kahyangan. Bahkan bisa jadi, peradaban kita saat ini juga tercantum di dalamnya.
Bahkan, Anoman, satria dalam lakon cerita Ramayana, disebutkan masih hidup di era Prabu Jayabaya.
Pertanyaanya, apakah buku atau kitab ini dulu disimpan Anoman untuk diserahkan ke Prabu Jayabaya atau bagaimana, kita tidak tahu.
Banyak ramalan Jayabaya yang menjadi kenyataan. Salah satunya "mbesuk bakal kelakon pasar ilang kumandange".
Artinya, jual beli atau tawar menawar sekarang sudah pudar.
Sekarang, orang lebih memilih jual beli secara online yang notabene tidak ada unsur tawar menawar.
Satu lagi yakni "Kedung ilang sumbere".
Artinya, di mana manusia merantau, disitu dia mendapat kemuliaan dan derajat. Dia akhirnya lupa tempat asalnya. (naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani