Oleh: Ki Damar*
SUATU hari di Pancawati, Prabu Ramawijaya mengadakan pertemuan membahas rencananya mengutus seseorang ke Alengka.
Kunjungan ini disebut juga duta. Lantas, apa tujuan Prabu Rama mengadakan duta ke Alengka?
Pertama, bukan serta merta karena Shinta tapi untuk mengukur kesaktian prajurit Alengka.
Kedua, untuk mengetahui kesaktian Prabu Dasamuka. Lalu yang ketiga, keadaan Shinta.
Karena perintah Prabu Rama adalah sesuatu yang dianggap tugas dewa dan hal yang dianggap luhur, maka ada dua tokoh yang sangat ingin menjadi duta.
Mereka yaitu Anoman dan Anggada.
Keduanya menginginkan menjadi orang yang dipercaya Prabu Rama untuk ke pergi ke Alengka.
Prabu Rama menanyakan kesanggupan mereka.
Barang siapa paling cepat kembali ke Pancawati, dialah yang akan menjadi duta.
Anggada sanggup satu bulan, lalu Anoman sanggup setengah bulan. Tidak terima dengan Anoman, Anggada menyatakan berani satu minggu.
Anoman yang tidak terima pun memberi penawaran bahwa dia sanggup dua hari.
Lalu, Anggada yang semakin geram dengan Anoman menawarkan dengan kesanggupan satu hari.
Dan akhirnya Anoman memberi kesanggupan yang di luar nalar, yakni setengah hari sebelum matahari terbenam.
Prabu Rama tersenyum mendengar kesanggupan Anoman. (naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani