Oleh: Ki Damar*
BATARA Guru adalah anak dari Hyang Tunggal. Dia mempunyai dua saudara yang berada di bumi.
Batara Guru atau dikenal juga dengan Manikmaya, adalah anak yang paling bungsu dalam serat pedalangan Gagrak Surakarta.
Anak sulung dari Hyang tunggal adalah Batara Antaga. Ia punya nama lain Tejomantri atau Togok.
Kemudian anak keduanya yakni Ismaya alias Semar.
Saat diciptakan, Batara Guru merasa paling sempurna dan tiada cacatnya.
Hyang Tunggal mengetahui perasaan Manikmaya.
Ia kemudian bersabda, bahwa Manikmaya akan memiliki cacat berupa lemah di kaki, belang di leher, bercaling, dan berlengan empat.
Batara Guru amat menyesal mendengar perkataan Hyang Tunggal, dan sabda dia betul-betul terjadi.
Berikut adalah urutan anak-anak Batara Guru, dimulai dari yang paling sulung (menurut tradisi wayang Jawa):
- Batara Cakra
- Batara Sambu
- Batara Brahma
- Batara Indra
- Batara Bayu
- Batara Wisnu
- Batara Kala
- Batara Ganesha
- Anoman
Batara Guru merupakan pemimpin para dewa. Sehingga, banyak dewa yang takut pada beliau.
Perintahnya adalah mutlak, yang mengikat bagi sleuruh dewa tanpa terkecuali.
Dia menguasai tiga alam yaitu Suralaya, Suradewi dan Suranggangkala. Yaitu alam kadewatan, alam kajiman (alam jin) dan alam manusia. (naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani