Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

TOKOH WAYANG | Perempuan dan Kisahnya (5) - Madrim di Tengah Konflik Pandu dan Narasoma

Mizan Ahsani • Jumat, 29 Maret 2024 | 04:00 WIB
Photo
Photo

Oleh: Ki Damar*

TOKOH wayang perempuan satu ini bernama Dewi Madrim.

Suatu hari, Dewi Madrim mencari kakaknya yang meninggalkan istana karena tidak ingin menjadi raja.

Karena merasa khawatir kepada kakaknya, ia juga meninggalkan istana.

Madrim lantas mendengar kabar bahwa di Mandura ada sayembara.

Rumornya, anak perempuan sang raja akan dinikahi sesuai hati putri raja tersebut.

Mendengar kabar itu, hati Madrim bergerak untuk pergi ke sana.

Tiba di Mandura, ia terkejut melihat begitu riuhnya orang-orang. Mereka mengatakan bahwa orang dari tanah Madras yang terpilih menikahi sang putri.

Karena penasaran, ia mendekat.

Benar saja, ia melihat Narasoma, sang kakak, terpilih menjadi anak menantu raja Mandura.

Ia marah karena baru saja menikahi Dewi Pujawati, putri dari Pertapaan Argabelah.

Terjadilah keributan di mana Raden Pandu berhasil mengalahkan Narasoma. Pada akhirnya, sang putri yang ternyata bernama Dewi Kunti itupun diberikan kepada Pandu.

Melihat itu, Madrim mendatangi Narasoma.

Pandu lantas melihat keindahan dan kecantikan Madrim. Rupanya, Pandu tidak puas bila Narasoma hanya memberikan Dewi Kunti.

Ia juga meminta Narasoma memberikan sang adik tersebut.

Narasoma tahu bahwa suatu saat Pandu akan menjadi raja di Astina. Maka tak heran bila ia memberikan Madrim. Itu semata demi kemuliaannya. (naz)

*Penulis alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#cerpen #Tokoh #Lakon #wayang