SOSOK satu ini merupakan kusir di Astina. Namanya Adirata. Ia mempunyai istri bernama Dewi Nadha.
Meski begitu, ia juga seorang raja dari Kerajaan Pethapralaya. Nama aslinya Prabu Radeya. Sang raja ini tidak mempunyai anak.
Suatu hari, ia dan sang istri bertapa di Sungai Swilugangga dengan harapan mempunyai anak.
Tiba-tiba, mereka menemukan sekotak ranjang kayu yang di dalamnya ada seorang bayi laki-laki berparas tampan.
Disamping bayi itu ada secarik kertas yang berpesan meminta tolong agar merawat bayi itu.
Di lembaran kertas itu, juga terdapat nama si bayi, yaitu Basukarna.
Keduanya girang bukan kepalang. Harapan mereka dikabulkan.
Dari anak angkat inilah Adirata menjadi sosok yang dikenal oleh banyak orang.
Bahkan yang menarik, sampai Perang Baratayudha terjadi, Basukarna baru mengetahui bila Adirata dan Dewi Nadha sejatinya bukan orangtua aslinya. (*/naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani