SETIBANYA di negara Magada, Sumantri bertemu dengan prabu Darmawasesa.
Peperangan tak terelakkan karena Sumantri juga mendapat tugas agar memboyong Citrawati.
Rupanya, kedatangan Darmawasesa juga ingin melamar Citrawati.
Karena lamaran Darmawasesa ditolak, negara Magada dikepung.
Negara dan rakyat Magada merasa terancam.
Dalam peperangan, Sumantri dapat mengalahkan Darmawasesa.
Ternyata, kemenangan Sumantri tak lepas dari bantuan sang adik, Sukasrana.
Sukasrana bersembunyi di balik awan. Sumantri tidak tahu itu.
Baca Juga: Warga Pacitan Ramai-Ramai Jadi Pekerja Migran, Ini Negara Favorit yang Jadi Tujuan
Sumantri menyuruh Darmawasesa untuk menyiapkan prajurit dan putri domas agar nanti ketika ia membawa Citrawati susana terlihat mewah.
Darmawasesa menyetujui permintaan Sumantri.
Setelah itu ia masuk ke istana dan menemui Prabu Citrasena yang tak lain adalah adik Dewi Citrawati.
Citrawati berterimakasih pada Sumantri dan Prabu Arjuna Sasrabahu karena mau membantu negaranya.
Sebagai gantinya, ia harus ikut dengan Sumantri untuk menjadi istri Prabu Arjuna Sasrabahu.
Karena Citrawati merasa berutang budi, maka ia mengikuti Sumantri ke negara Maespati.
Ketika hampir sampai di Maespati ia bertemu dengan patih Surata, ia memberikan surat pada Surata untuk Prabu Arjuna Sasrabahu. (*/den)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Deni Kurniawan