Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

TOKOH WAYANG | Patih Pragota, Setia kepada Baladewa

Ki Damar • Selasa, 7 Mei 2024 | 02:00 WIB
Ilustrasi tokoh wayang Patih Pragota (RADAR MADIUN)
Ilustrasi tokoh wayang Patih Pragota (RADAR MADIUN)

DALAM dunia wayang, patih punya peranan penting pada jalannya cerita karena sifat dan karakteristik yang khas. Termasuk Patih Pratoga.

Patih Pragota sebenarnya adalah putra Arya Ugrasena.

Dikisahkan, Ken Sagupi suatu ketika dikawinkan dengan Antagopa, seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakandang.

Semenjak itu, Patih Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa.

Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di Awangga.

Selain itu, dari garis keturunan Arya Ugrasena, ia mempunyai dua saudara bernama Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki.

Sedangkan dari garis keturunan ibunya, Ken Sagupi, selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara.

Mereka yaitu Arya Udawa, putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa, dan Dewi Rarasati alias Larasati, putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma.

Patih Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah.

Suaranya lantang, senang bergurau, kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai.

Ia menjadi patih Mandura mendampingi Prabu Baladewa.

Akhir riwayatnya diceritakan, Arya Pragota tewas dalam Perang Gada antara Trah Yadawa, yakni Wresni dan Andaka.

Perang ini pecah setelah selesainya perang Bharatayuda.

Dalam versi lain, diceritakan bahwa Patih Pragota tewas sebelum Perang Bharatayuda.

Yaitu ketika ia menemani Prabu Baladewa yang sedang bertapa di Grojogan Sewu.

Saat itu, Baladewa dibohongi oleh keponakannya, Raden Setyaka.

Mengetahui hal itu, Pragota yang tak terima karena rajanya dibohongi lantas berselisih dengan Setyaka.

Nahas, Pragota dibunuh oleh Setyaka, sang putra Kresna. (*/naz)

*Penulis alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#karakteristik #cerpen #Penasehat #Tokoh #patih #sifat #Lakon #wayang #Cerita