Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

TOKOH WAYANG | Arya Gunadewa, Sakti Semasa Hidup dan Moksa di Masa Tua

Ki Damar • Jumat, 10 Mei 2024 | 03:00 WIB
Ilustrasi tokoh wayang Arya Gunadewa (RADAR MADIUN)
Ilustrasi tokoh wayang Arya Gunadewa (RADAR MADIUN)

ARYA Gunadewa adalah putra Prabu Kresna, raja negara Dwarawati dari permaisuri Dewi Jembawati, putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana.

Ia mempunyai kakak kandung bernama Raden Samba atau Wisnubrata.

Gunadewa memiliki enam saudara lain ibu.

Mereka yaitu Saranadewa (berwujud raksasa), Partadewa dan Dewi Sitisari alias Titisari (dari permaisuri Dewi Rukmini), dan Arya Setyaka (dari permaisuri Dewi Setyaboma).

Selain itu juga ada Bambang Sitija alias Prabu Bomanarakasura dan Dewi Siti Sundari (dari permaisuri Dewi Pertiwi).

Ia sangat tekun bertapa hingga memilki berbagai imu kesaktian.

Ia juga menguasai berbagai ajaran Weda dan hidup sebagai brahmana bersama kakeknya, Resi Jembawan.

Gunadewa berumur sasngat panjang.

Bersama Saranadewa, saudara lain ibu yang berwujud raksasa, mereka tidak terlibat dalam perang gada sesama wangsa Yadawa yang memusnahkan semua keturunan Prabu Yadu.

Gunadewa mati moksa dalam usia lanjut.

Dalam versi lain, Gunadewa mati ketika lakon Sombo Juwing dibunuh raksasa dari Trajutrisna yang akan membuat jalan, dan jalan itu menabrak Astana Gadamadana.

Karena melihat kejadian itu, Gunadewa tidak terima dan dibunuh oleh raksasa suruhan Sitija. (*/naz)

*Penulis alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#moksa #sakti #arya #Tokoh #wayang #Cerita