NAMANYA Ditya Aswani Kumba. Ia adalah putra kedua Arya Kumbakarna dengan Dewi Aswani.
Ia mempunyai kakak kandung bernama Kumba-Kumba.
Aswani Kumba tinggal bersama orang tuanya di kesatrian/negara Pangleburgangsa, wilayah negara Alengka.
Aswani Kumba sangat sakti. Namun ia memiliki sifat pemberani, jujur, setia dan sangat patuh.
Saat pecah perang besar Alengka, negara Alengka diserang oleh bala tentara kera Prabu Rama di bawah pimpinan Prabu Sugriwa, raja kera dari Gowa Kiskenda.
Dalam upaya membebaskan Dewi Sinta dari sekapan Prabu Dasamuka, Aswani Kumba yang masih anak-anak maju ke medan perang.
Saat itu, ia maju atas perintah Prabu Dasamuka karena ayahnya, Kumbakarna, sedang tidur dan tak bisa dibangunkan.
Aswani Kumba lalu tewas dalam pertempuran melawan Leksmana. Ia mati oleh panah sakti Surawijaya.
Namun, ada versi cerita lain yang menyebut Aswani Kumba tewas dibunuh Rahwana, dengan maksud memaksa Kumbakarna agar mau maju berperang membalaskan kematian anaknya. (*/naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani