MENURUT versi pewayangan Jawa, Dewi Rukmini merupakan putri Bismaka.
Namun Bismaka di sini bernama asli Haryaprabu Rukma dan bergabung silsilahnya dengan Basudewa, ayah Kresna yang menjadi kakak adik.
Dari pernikahannya dengan Kresna, Dewi Rukmini dikaruniai dua putra dan seorang putri yakni Partajumena alias Partadewa, Saranadewa, dan Dewi Titisari.
Kisah pernikahannya dengan Kresna dikenal dalam pewayangan sebagai lakon Kresna Kembang atau Narayana Maling.
Dikisahkan, Prabu Bismaka hendak menikahkan putrinya Rukmini dengan Narayana alias Kresna.
Namun putra sang raja, yakni Arya Rukmana atau Rukmaka, menentang pernikahan saudarinya itu dengan si gembala.
Ia tidak mengundang sepupunya itu. Maka dibuatlah sayembara siapapun yang bisa mengalahkannya maka dapat menikahi saudarinya itu.
Dewi Rukmini tak kurang akal.
Ia menambah klausul dalam sayembaranya. Siapa yang bisa mengartikan sejatine lanang, sejatine wadon, maka dapat menikahinya.
Sayembara ini kemudian dihadiri oleh para Pandawa, Kurawa, dan Prabu Baladewa yang merupakan kakak Kresna.
Yang menjadi kontestan yakni Begawan Dorna, mewakili Prabu Duryudhana dari Hastinapura dan raja Cedi, Sisupala.
Pada akhirnya, sayembara dimenangkan oleh Narayana atau Kresna. (*/naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani