Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

TOKOH WAYANG | Bambang Parikenan, Leluhur Pandawa dan Kurawa

Ki Damar • Kamis, 30 Mei 2024 | 02:30 WIB
Ilustrasi tokoh wayang Bambang Parikenan (RADAR MADIUN)
Ilustrasi tokoh wayang Bambang Parikenan (RADAR MADIUN)

BAMBANG Parikenan putra Bathara Brahmanaresi/Bremani (pedalangan Jawa) dengan Dewi Srihuna/Srihunon, putri Sanghyang Wisnu dengan permaisuri Dewi Sripujayanti.

Ia mempunyai dua saudara seibu lain ayah. Yakni, putra Dewi Srihuna dengan Bathara Brahmanasadewa/Brahmanaraja, kakak kandung Bathara Brahmanaresi.

Dua saudara Parikenan itu bernama Dewi Srini dan Dewi Satapi.

Sejak kecil Parikenan tinggal di kahyangan Untarasagara.

Dia diasuh Sanghyang Wisnu dan Dewi Sripujayanti.

Itu tersebab ayahnya turun ke arcapada, hidup sebagai brahmana di pertapaan Paremana, pegunungan Saptaarga.

Sementara ibunya tinggal di kahyangan Daksinageni, kahyangannya Bathara Brahma.

Parikenan menikah dengan saudara sepupunya sendiri, Dewi Bramaneki, putri Prabu Basurata/Bathara Srinada raja negara Wirata dengan Dewi Bremaniyuta.

Dari pernikahan tersebut, Parikenan memperoleh empat orang anak.

Yaitu, Dewi Kanika. Kariyasa/Resi Manumayasa, Resi Manobawa, dan Resi Paridarma.

Resi Manumayasa kelak turun ke arcapada membuat pertapaan di puncak Retawu, gunung Saptaarga.

Manumayasa lantas menikah dengan Dewi Kaniraras. Yang mana, kelak menurunkan keluarga Pandawa dan Kurawa. (*/den)

*Penulis alumnus ISI Surakarta

Editor : Deni Kurniawan
#Parikenan #cerpen #Tokoh #jawa #wayang