TOGOG merupakan salah satu tokoh wayang purwa yang cukup populer. Ia berjuluk Dewa yang Malang.
Dia kakak tertua dari tiga bersaudara. Antara lain Togog alias Tejomantri, Semar alias Ismaya dan Batara Guru.
Matanya juling, hidungnya pesek,dan mulutnya lebar. Suaranya rendah dan besar.
Karakteristik unik lainnya adalah kepala botak. Rambutnya hanya tumbuh di bagian tengkuk.
Togog juga selalu memakai gelang.
Terlepas dari berbagai karakteristik unik tersebut, Togog sejatinya adalah dewa yang baik.
Senjata utamanya, yakni keris, selalu ia bawa ke manapun pergi menghadapi musuh.
Namun yang menarik, sangat sedikit lakon wayang yang menceritakan Togog berkelahi.
Dalam cerita wayang, ia ditakdirkan untuk membersamai majikannya yang berhati sombong, keras kepala, otoriter, hipokrit, dan menolak demokrasi.
Suaranya yang berat dan rendah membuat petuah bijaknya tidak pernah didengarkan sama sekali oleh sang majikan.
Togog lambat laun kecipratan watak jahat dari majikannya.
Itulah sebabnya ia dijuluki Dewa yang Malang. Sebab, nasibnya tak semujur Semar yang notabene sama-sama cucu dari Sang Hyang Wenang. (*/naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani