Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

TOKOH WAYANG | Bambang Kandihawa, Ksatria Jelmaan Seorang Perempuan

Ki Damar • Sabtu, 8 Juni 2024 | 04:30 WIB
Ilustrasi tokoh wayang Bambang Kandihawa (RADAR MADIUN)
Ilustrasi tokoh wayang Bambang Kandihawa (RADAR MADIUN)

MENYAMAR dengan cara berubah wujud menjadi orang lain kerap terjadi dalam dunia pewayangan Jawa.

Seperti kemunculan tokoh ksatria bernama Bambang Kandiwaha. Yang mana, dia sejatinya merupakan seorang perempuan yang menyamar menjadi pria.

Sebagai pria, Bambang Kandihawa memperistri Dewi Durniti, putri Prabu Dike dari Kerajaan Manimantaka.

Karena ternyata Bambang Kandihawa bukan pria asli, maka Dewi Durniti melapor pada ayahnya.

Prabu Dike marah, lalu menghajar Bambang Kandihawa kemudian melemparnya jauh-jauh.

Bambang Kandihawa jatuh di hadapan pendeta raksasa bernama Begawan Amintuna dari Parang Gumiwang yang sedang bertapa.

Mereka kemudian bertukar kelamin.

Sesudah fisik benar-benar berubah menjadi pria, Bambang Kandihawa kembali ke Kerajaan Manimantaka.

Dewi Durniti menerima Bambang Kandihawa dengan baik sehingga mereka mendapat seorang anak.

Anak itu diberi nama Nirbita, yang setelah dewasa kelak lebih dikenal dengan nama Prabu Niwatakawaca.

Setelah melahirkan, Dewi Durniti meninggal.

Bambang Kandihawa ingin menikah lagi.

Pilihannya jatuh pada Dewi Subadra, istri Arjuna.

Nirbita lalu melamarkan Dewi Subadra bagi Bambang Kandihawa.

Dewi Subadra minta syarat Kembang Dewandaru, dan ternyata Nirbita dapat memenuhi mahar itu.

Dengan membawa Kembang Dewandaru, Bambang Kandihawa datang ke Dwarawati.

Namun, Kandihawa tidak dapat mempersunting Dewi Subadra, karena harus berhadapan dahulu dengan Arjuna.

Terjadilah perang tanding.

Nirbita kalah dan pulang ke Manimantaka.

Sedangkan Bambang Kandihawa berubah ke wujud asli sebagai seorang perempuan.

Bambang Kandiwahana sejatinya adalah Dewi Srikandi. (*/den)

*Penulis alumnus ISI Surakarta

Editor : Deni Kurniawan
#Kandihawa #srikandi #ksatria #bambang #Tokoh