BANYAK karakter bidadari dalam cerita wayang, salah satunya adalah Batari Prabasini.
Ia bidadari keturunan Sanghyang Triyarta.
Ia mempunyai saudara kembar bernama Dewi Gagarmayang yang dipilih oleh Batara Guru masuk dalam kelompok bidadari upacara suralaya (terdiri dari tujuh bidadari).
Dewi Prabasini pernah turun ke Arcapada untuk menjadi istri Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manikmantaka.
Ia datang ke Suralaya lalu meminta dijodohkan dengan Dewi Gagarmayang.
Para dewa merasa takut menghadapi Niwatakaca yang sangat sakti setelah memiliki aji gineng sukaweda.
Di sisi lain, para bidadari upacara suralaya tidak dipekenankan hidup di Arcapada.
Batara Guru lantas menipu dengan menyerahkan Dewi Prabasini kepada Niwatakawaca.
Sang raja raksasa tak tahu karena paras dari bentuk tubuh Prabasini mirip dengan Dewi Gagarmayang, saudari kembarnya.
Beberapa tahun kemudian, ketika Niwatakawaca menyadari bahwa yang diperistri bukan Dewi Gagamayang tetapi Prabasini, saudara kembarnya, ia kembali lagi ke Suralaya.
Ia tetap ngotot ingin meminang Dewi Supraba.
Namun pinangannya ditolak Batara Guru.
Niwatakawaca akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna yang naik ke kahyangan membela para dewa. (*/naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani