DALAM dunia perwayangan Jawa, terdapat bermacam-macam tokoh.
Mulai tokoh manusia, raksasa, sampai dewa.
Sang Hyang Wenang adalah tokoh wayang dewa yang tergolong senior dalam pewayangan Jawa.
Dia dianggap sebagai leluhur Batara Guru, pemimpin Kahyangan Suralaya.
Da bertempat tinggal di Khayangan Alang-alang Kumitir.
Kisah tentang Sang Hyang Wenang juga diangkat dalam pentas pewayangan.
Sumbernya antara laindari naskah Serat Paramayoga yang disusun oleh pujangga Ranggawarsita.
Sang Hyang Wenang muncul dan membangun kahyangan baru di Gunung Tengguru.
Setelah memimpin sekian tahun lamanya, Sang Hyang Wenang mewariskan takhta kahyangan kepada putranya yang bernama Sang Hyang Tunggal.
Setelah itu, dia sendiri juga manunggal.
Bersatu ke dalam diri putranya itu.
Meskipun Sang Hyang Wenang telah bersatu ke dalam diri Sang Hyang Tunggal, tetapi para dalang dalam pementasan wayang masih tetap memunculkan tokoh Sang Hyang Wenang dalam lakon-lakon tertentu.
Hal ini dimungkinkan karena setelah bersatu dengan ayahnya, Sang Hyang Tunggal tetap memakai nama ayahnya.
Namun ada perbedaan, yaitu Sang Hyang Podo Wenang sebagai salah satu nama julukannya. (*/den)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Deni Kurniawan