Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

LAKON WAYANG | Wahyu Tirto Mahadi (3) - Saat Sang Raja Amarta di Tepi Sungai Gangga

Ki Damar • Kamis, 4 Juli 2024 | 03:34 WIB
Ilustrasi cerpen lakon wayang Wahyu Tirto Mahadi (AI GENERATED/CHAT GPT)
Ilustrasi cerpen lakon wayang Wahyu Tirto Mahadi (AI GENERATED/CHAT GPT)

ARJUNA bersama para punakawan berhenti di sebuah gua di dalam hutan.

Semar menyuruh bendaranya masuk ke gua.

Setelah di dalam, Arjuna terkejut karena ada pakaian yang memancarkan cahaya.

Arjuna lantas memakainya.

Rupanya, itu adalah pakaian Batara Guru.

Punakawan keheranan mengetahui Arjuna mengenakan pakaian tersebut.

‘’Ini yang punya di mana, menaruh pakaian kok sembarangan,’’ kata Semar.

Arjuna meminta Semar mengikutinya naik ke kahyangan Suralaya.

Di lain sisi, Prabu Puntadewa yang baru saja meninggalkan Amarta bersama Bima, Nakula, dan Sadewa, berada di tepi sungai Gangga, .

Puntadewa menjelaskan kepada adik-adiknya, yang mana Amarta baru saja menerima wabah dan bencana yang bertubi-tubi.

Bima menambahkan, ’’Benar Punta mbarepku, bencana ini tidak lepas dari perilaku manusia yang selalu mengumbar maksiat,''.

''Banyak wanita yang menjual murah dirinya, juga menghalalkan cara demi perut sendiri,’’ imbuh Bima.

Puntadewa memberi nasihat, ’’Orang hidup di dunia harus bisa memberi contoh yang baik. Karena, kebaikan akan menular kepada siapa saja yang berhati tulus.

''Bagi hati mereka yang belum bersih, ingatkan dirinya bahwa hidup adalah sementara. Apa yang dilakukan akan dipertanggungjawabkan pad akhirnya,’’ lanjut Puntadewa. (*/den)

*Penulis alumnus ISI Surakarta

Editor : Deni Kurniawan
#Punakawan #Puntadewa #bima #cerpen #arjuna #semar #Lakon #wayang