TOKOH wayang bernama Podang Binorehan adalah putra dari kerajaan Gending Pitu, anak Prabu Garuda Winata.
Ia mempunyai beberapa saudara, yaitu Gagakbaka, Dandang Minangsi, dan Jangetkinatelon.
Karena saudara dari Prabu Garuda Winata, istri batin dari Prabu Puntadewa, maka semua saudara dan keponakannya mengabdi di kasatrian Jodipati.
Mereka menjadi patih Bima alias Werkudara.
Semua memiliki pakaian yang sama dengan Werkudara, dari membawa dodot poleng bang bintulu hingga kuku pancanaka.
Dari segi kekuatan fisik, mereka juga gagah perkasa layaknya Raden Bima.
Suatu ketika saat perang Bharatayuda berlangsung, Prabu Garuda Winata menyuruh anak-anaknya bersiap.
Ia tak punya pilihan karena Pandawa sedang berperang dan Raden Bima serta Arjuna tidak ada di tempat.
Saat itu juga, mereka harus menghadapi pasukan Prabu Basukarna.
Karena Basukarna mempunyai bala tentara yaksa dan berperawakan besar, semua anak-anaknya mati dibunuh oleh para prajurit Ngawangga.
Podang Binorehan, yang juga mempunyai kesaktian yang diberikan oleh Werkudara, sempat membuat pasukan Ngawangga terdesak.
Namun, Podang Binorehan juga gugur di medan perang, tewas di tangan Lembusana. (*/naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani