Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

LAKON WAYANG | Baladewa Tapa (1) - Perang Suci yang Ditakdirkan Dewa

Ki Damar • Rabu, 10 Juli 2024 | 02:30 WIB
Ilustrasi cerpen Baladewa Tapa (AI GENERATED/CHAT GPT)
Ilustrasi cerpen Baladewa Tapa (AI GENERATED/CHAT GPT)

SUATU ketika di Kahyangan Suralaya, Batara Guru bertanya kepada Batara Penyarikan tentang Kitab Weda yang memuat perang Baratayudha.

Batara Penyarikan sudah selesai menulis semuanya, namun ada dua satria yang membuat dia kebingungan, yaitu Prabu Baladewa dan Raden Antareja.

"Lalu apa yang harus saya lakukan dengan keduanya, Pukulun? Karena Antareja sangat sakti, saya takut dia akan membuat kekacauan di Baratayudha."

Batara Guru menanyakan tentang Baladewa.

"Lalu apa yang membuat kamu kebingungan tentang Baladewa?"

Batara Penyarikan menjelaskan sudut pandangnya.

"Saya melihat bahwa Baladewa adalah salah satu raja yang memiliki umur panjang, bahkan setelah Baratayudha dan sampai di cucu-cucu para Pandawa," jelasnya.

"Jika saya mencatat bahwa dia ikut Baratayudha, maka saya yakin dia tidak akan berumur panjang, dan itu akan membuat para dewa kebingungan," imbuh Penyarikan.

Batara Narada masih penasaran. Ia kembali bertanya kepada Penyarikan.

"Apakah tidak bisa Antareja dan Baladewa bertarung dalam Baratayudha? Mereka adalah satria yang sama-sama sakti, wahai Penyarikan."

"Waduh, Pukulun, jika saya mencatat dalam sejarah bahwa mereka berperang, akan timbul banyak masalah," jawab Penyarikan, yang tampak kebingungan.

"Pertama, Kresna akan membantu kakaknya, dan Bima akan membantu anaknya. Ini akan membuat perang suci menjadi sebuah kepentingan melindungi keluarga," sambungnya.

Batara Guru lantas menyela.

"Jangan kau tulis seperti itu, Penyarikan. Baratayudha adalah perang suci yang tidak mengenal saudara dan memihak siapapun," tegasnya.

"Di dalam sana, yang ada hanyalah siapa yang berhutang akan menebusnya, hutang mati dibayar mati, hutang kecewa dibalas kecewa, dan seterusnya," lanjut Batara Guru. (*/naz)

*Penulis alumnus ISI Surakarta

 

 

Editor : Mizan Ahsani
#cerpen #baladewa #Kahyangan #Lakon #wayang #batara