DEWI Gandawati adalah putri sulung Prabu Gandabayu, raja negara Pancala atau Pancalaradya, dengan permaisuri Dewi Gandarini.
Dewi Gandawati memiliki seorang adik kandung bernama Arya Gandamana, yang menjadi patih negara Astina pada masa pemerintahan Prabu Pandu.
Dewi Gandawati dikenal sebagai seorang putri yang cantik jelita, berbudi luhur, bijaksana, sabar, teliti, dan setia.
Ia sangat berbakti kepada suaminya.
Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra, putra Arya Sangara dari Hargajambangan.
Sang suami telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina.
Sepeninggal Prabu Gandabayu, suaminya, Arya Sucitra, naik tahta kerajaan Pancala dengan gelar Prabu Drupada.
Hal ini terjadi karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja.
Dari pernikahan tersebut, Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra, masing-masing bernama Dewi Drupadi, Dewi Srikandi, dan Trustajumena.
Trustajumena kelak dalam perang Bharatayuda dikisahkan berhasil membunuh Resi Durna, membalaskan dendam kematian ayahnya.
Akhir riwayatnya diceritakan bahwa Dewi Gandawati ikut belapati, terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenazah) Prabu Drupada.
Itu dilakukan usai suaminya gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Durna. (*/naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani