RUKMUKA dan Rukmakala adalah tokoh wayang berupa raksasa.
Keduanya merupakan penjelmaan Bathara Indra dan Bathara Bayu.
Kedua raksasa ini hanya tampil dalam lakon 'Dewaruci'.
Lakon yang mengisahkan perjuangan Bima dalam mencari Tirta Amerta (air kehidupan) atau Prawitasari atas perintah gurunya, Durna.
Rukmuka dan Rukmakala bertempat tinggal di gunung Reksamuka.
Di tempat itu, keduanya bermaksud menghadang Bima untuk menyampaikan sebuah informasi.
Bahwa, Tirta Amerta yang dikatakan oleh Durna tidak berada di gunung Reksamuka.
Bima yang merasa dihalang-halangi usahanya menjadi marah.
Maka, terjadilah peperangan.
Bima melawan dua raksasa.
Rukmuka dan Rukmakala baru bisa dikalahkan Bima setelah kepala mereka saling dibenturkan atau diadu kumba.
Matilah kedua raksasa itu dan jasadnya kembali menjelma sebagai Bathara Indra dan Bathara Bayu.
Kepada Bima, kedua dewa itu kemudian memberikan petunjuk-petunjuk mengenai kebenaran yang sangat berguna bagi Bima.
Kepada Bima kedua dewa itu juga menjelaskan bahwa perintah Durna adalah menyesatkan.
Karena sesungguhnya, Tirta Amerta tidak ada di dunia. (*/den)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Deni Kurniawan