KEBAKARAN hebat di Pesanggrahan Pramanakoti menyebarkan kabar bahwa Pandawa telah meninggal dunia.
Namun, berkat bantuan Garangan Putih, yang ternyata adalah Batara Antaboga, Pandawa berhasil selamat dari bencana tersebut.
Untuk mengatasi rasa ketakutan mereka, Antaboga memberikan anaknya, Nagagini, sebagai pelipur lara bagi Pandawa.
Nagagini kemudian dinikahkan dengan Raden Bima.
Setelah perjalanan panjang di hutan, Pandawa, yang sedang berkelana tanpa tujuan, akhirnya ditemukan oleh Widura, adik Pandu Dewanata dan suami Kunti.
Widura mencoba meyakinkan keponakannya untuk kembali ke Astina.
Namun, Kunti merasa ragu.
"Astina bukanlah tempat yang aman untuk kami," tuturnya.
Kunti khawatir dengan kemungkinan ketidakstabilan yang bisa terjadi setelah pelantikan raja baru, mengingat ambisi Kurawa yang mencolok terhadap Astina.
Kunti lebih nyaman hidup sederhana bersama anak-anaknya ketimbang menghadapi risiko di Astina.
Baca Juga: LAKON WAYANG | Dewi Sayempraba (1) - Titah Sang Prabu kepada Anoman
Widura merasa kagum dengan sikap sabar dan ikhlas Kunti.
Namun, ia tak henti meyakinkan para Pandawa.
Berkat kemampuannya meyakinkan Kunti dan anak-anaknya, akhirnya Pandawa setuju untuk pergi ke Astina.
Namun ada syaratnya. Pandawa ingin menemui sang kakek, Resi Abiyasa. (*/naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani