SUATU hari, Prabu Daneswara dan pasukannya sedang sibuk menguras kekayaan Kerajaan Gajahoya untuk dibawa ke Medang Kamulan.
Tidak lama kemudian, pasukan Wirata yang dipimpin oleh Prabu Basukesti datang menyerang mereka.
Pertempuran sengit pun terjadi di antara kedua pihak.
Bambang Satrukem, Raden Wasanta, dan Janggan Smara yang telah tiba di sana segera bergabung di medan pertempuran.
Tanpa basa-basi, mereka langsung bergegas membantu pasukan Wirata.
Dalam pertempuran tersebut, Prabu Basukesti sempat terdesak oleh kesaktian Prabu Daneswara.
Sebab, ilmunya meningkat pesat dibanding sebelumnya.
Namun, kehadiran Bambang Satrukem membalikkan keadaan.
Hal itu membuat Prabu Daneswara terdesak.
Ia sempat melepaskan panah Sarapamungkas.
Panah tersebut dapat ditangkis dengan panah Sarotama milik Bambang Satrukem.
Akhirnya, Prabu Daneswara tertangkap dan dihadapkan kepada Prabu Basukesti. (*/naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani