Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

TOKOH WAYANG | Lawa dan Kusya, Dua Anak Tuntut Bapaknya

Ki Damar • Minggu, 25 Agustus 2024 | 03:30 WIB
Ilustrasi tokoh wayang Lawa dan Kusya (RADAR MADIUN)
Ilustrasi tokoh wayang Lawa dan Kusya (RADAR MADIUN)

DUA tokoh wayang ini bernama Lawa dan Kusya.

Mereka merupakan putra kembar Prabu Ramawijaya, raja Ayodya, dengan Dewi Sinta.

Menurut Kitab Ramayana, mereka lahir di pertapaan Wismaloka, tempat tinggal Resi Walmiki, ketika Dewi Sinta hidup dalam pengasingan.

Pengasingan ini terjadi karena Prabu Rama masih meragukan kesucian Dewi Sinta meskipun telah dibuktikan melalui ritual api pembakaran.

Sebab sebelumnya, selama hampir 12 tahun Sinta berada dalam sekapan Prabu Dasamuka, raja Alengka.

Dewi Sinta yang sedang hamil diasingkan ke dalam hutan dan tinggal di pertapaan Wismaloka di bawah perlindungan Resi Walmiki.

Setelah dewasa, Lawa dan Kusya berhasil memenangkan sayembara memanah di Ayodya.

Mereka kemudian menuntut hak atas tahta negara Ayodya kepada Prabu Rama, yang berujung pada peperangan.

Ketika Prabu Rama terdesak, ia menggunakan senjata panah Gowawijaya.

Namun Resi Walmiki datang melerai dan menjelaskan bahwa Lawa dan Kusya adalah putra-putra Prabu Rama.

Lawa kemudian menjadi raja Ayodya menggantikan Prabu Rama yang hidup sebagai brahmana di Gunung Kutarunggu dengan gelar Prabu Ramabadlawa.

Sedangkan Kusya menjadi raja negara Mantili menggantikan kakeknya, Prabu Janaka, dengan gelar Prabu Ramakusya. (*/naz)

*Penulis alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#sinta #anak #Tokoh #Rama #wayang