PERTARUNGAN akhirnya terjadi, namun Bima adalah lawan yang sangat kuat. Tidak lama kemudian, Surasekti terkapar.
Bima kemudian dikeroyok oleh prajurit lainnya, namun mereka semua tidak mampu mengalahkan Bima.
Lalu muncullah Prabu Nagagombang dengan wujud ular raksasa yang siap menelan Bima.
"Aku mendengar kau adalah anak Pandu. Baiklah, ayah kita sudah sama-sama tiada, kini tinggallah kita anak-anaknya. Mari kita buktikan siapa yang akan menyusul ayah kita," ucap Nagagombang dengan sombong.
Bima dengan tenang melawan Nagagombang, namun rupanya Prabu Nagagombang adalah lawan yang tangguh.
Bima sempat kewalahan melawannya.
Nagagombang melilit tubuh Bima dengan ekornya hingga Bima merasa tulang dan sendinya hampir patah.
Dengan sekuat tenaga, Bima menggunakan kuku Pancanaka miliknya dan berhasil menusukkan pada tubuh Prabu Nagagombang.
Akhirnya, Nagagombang tewas, dan Bima menerima Hutan Kandawa sebagai hadiah untuk membangun sebuah kerajaan. (*/naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani