JATAGIMBAL dan saudaranya, Jatagini, tinggal di Kerajaan Gua Selamangleng.
Dalam lakon Dewi Kuntulwilanten, diceritakan bahwa Raja Gua Selamangleng terkena panah asmara yang ditujukan kepada Dewi Wara Subadra.
Begitu pula, Jatagini, yang juga jatuh cinta pada Raden Janaka.
Kedua tokoh wayang ini lalu meninggalkan istana untuk mencari kekasih masing-masing.
Jatagimbal bertemu Janaka dan berusaha meniru penampilannya.
Sementara Jatagini menemui Subadra dan mengganti rupa menjadi Sembadra.
Dalam pertemuan mereka di hutan, keduanya saling melepas rindu.
Jatagini yang hamil kelak melahirkan Kalasrenggi. (*/naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani