Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

TOKOH WAYANG | Arya Penangsang, Sang Penguasa Jipang

Ki Damar • Selasa, 1 Oktober 2024 | 03:15 WIB
Photo
Photo

PADA tahun 1521, Pati Unus, yang dikenal sebagai Pangeran Sabrang Lor, gugur dalam penyerangan ke Portugis di Malaka.

Setelah kematiannya, terjadi perebutan takhta antara Trenggana, adik Pati Unus, dan Pangeran Surowiyoto atau Raden Kikin, anak Raden Fatah.

Trenggana akhirnya berhasil membunuh Raden Kikin dengan keris Kyai Setan Kober di tepi sungai Lasem, menjadikannya Sultan Demak yang ketiga.

Raden Kikin kemudian dikenal sebagai Pangeran Sekar Seda ing Lepen.

Artinya adalah "Bunga yang Gugur di sungai."

Sepeninggal Raden Kikin, Arya Penangsang, putra Raden Kikin, menggantikan ayahnya sebagai Adipati Jipang.

Ia memulai pemerintahannya pada usia 16 tahun dengan bantuan Patih Mat Ahun.

Empat tahun kemudian, pada usia 20, Arya Penangsang resmi dinobatkan sebagai penguasa Jipang.

(*/naz)

*Penulis alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#Lakon #wayang