Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Lakon Wayang Petruk Kembar Bagian 4, Kesaktian Seekor Ayam Cemani

Ki Damar • Jumat, 29 November 2024 | 03:30 WIB
Ilustrasi lakon wayang Petruk Kembar AI
Ilustrasi lakon wayang Petruk Kembar AI

DI Kahyangan, Petruk menerima seekor ayam cemani yang seluruhnya hitam mulai dari kulit, daging, darah, hingga sungsumnya.

Sang Hyang Tunggal, yang memberikan ayam tersebut, berpesan kepada Petruk untuk membawanya ke Amarta secepat mungkin.

"Kenapa harus saya yang membawa ini ke Amarta, Pukulun? Ini ayam cemani mahal, kenapa tidak saya jual saja?" tanya Petruk, bingung dengan tugas yang diberikan.

"Hush, jangan sembarangan, Petruk. Ini ada makna tersendiri dan bila kau membawa ini ke Amarta, suatu hari yang beruntung adalah kamu sendiri," jawab Sang Hyang Tunggal.

Dengan senang hati, Petruk pun berangkat menuju Amarta.

Dursasana terkejut melihat kedatangan Petruk.

"Nah, ini dia orangnya adikku! Dia yang menyandra kakak Prabu Duryudana." Petruk terkejut dan bingung karena dituduh tanpa tahu apa-apa.

Arjuna, yang marah, langsung menghajar Petruk dengan sekuat tenaga.

Kejadian ini membuat Semar merasa ada yang tidak adil.

"Bagaimana bisa seseorang yang jujur dan tulus dihukum tanpa diklarifikasi dan dihajar seperti ini?" ujar Semar.

Werkudara bergegas menghampiri Arjuna untuk melerai, namun di luar dugaan, ayam cemani yang dibawa Petruk ikut membantu dan melindungi pemiliknya.

Kejadian ajaib ini membuat Arjuna kalah dan merasa malu karena dikalahkan oleh seekor ayam.

Bima pun mendekati Petruk dan ingin membawanya kembali ke Amarta, namun ayam cemani, dengan gerak lincahnya, berhasil mengalahkan Bima juga.

"Bagaimana bisa ayam mengalahkan Arjuna dan Bima? Wah, ayo terus maju!" seru Petruk dengan bangga, menyaksikan ayam cemani yang tidak terkalahkan.

(*/naz)

*Penulis alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#arjuna #Lakon #wayang #petruk #Amarta