Jawa Pos Radar Madiun - Kawah Candradimuka adalah salah satu tempat paling mengerikan dalam dunia wayang.
Bahkan sering dianggap sebagai "neraka" yang menakutkan bagi para satria, raja, hingga dewa-dewa.
Kawah ini dipenuhi dengan panas luar biasa, api yang tak pernah padam, serta makhluk-makhluk mengerikan yang menghuni di dalamnya.
Batara Guru, pemimpin para dewa, menggunakan Kawah Candradimuka sebagai tempat hukuman bagi siapa saja yang melanggar aturan atau membuatnya murka.
Siapapun yang dilemparkan ke dalam kawah ini hampir dipastikan tidak akan selamat.
Batara Yamadipati, yang dikenal sebagai dewa pencabut nyawa, diberi tugas untuk menjaga kawah ini sekaligus menjadi penjaga gerbangnya.
Namun, ada pengecualian dalam kisah pewayangan di mana dua tokoh berhasil keluar hidup-hidup dari Kawah Candradimuka, yaitu Gatutkaca dan Wisanggeni.
Gatutkaca, sebagai bayi, dimasukkan ke kawah ini oleh Batara Guru untuk memperkuat tubuhnya agar menjadi satria yang tangguh.
Setelah proses itu, tubuh Gatutkaca menjadi kuat seperti baja, dengan otot-otot yang tak tertandingi.
Wisanggeni, anak dari Arjuna dan Dewi Dresanala, juga dimasukkan ke kawah ini oleh dewa yang ingin membunuhnya.
Namun, panas kawah justru memberikan kekuatan sakti kepada Wisanggeni, menjadikannya salah satu tokoh terkuat dalam cerita lakon wayang. (*/naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani