RADEN Sanjaya, putra Arya Widura dan Dewi Padmarini, adalah tokoh penting dalam epik Mahabharata, khususnya dalam kisah perang Baratayudha.
Dikenal karena ketampanan serta sifatnya yang jujur, setia, dan tekun, tokoh wayang ini memegang peran vital sebagai pengawal dan pengasuh Prabu Drestarasta, raja Astina yang buta.
Sanjaya tidak hanya berperan sebagai pengawal, tetapi juga sebagai seorang pendongeng ulung yang mampu menggambarkan peristiwa dengan detail.
Berkat pemberkahan kakeknya, Bagawan Abiyasa, Sanjaya diberikan kemampuan untuk melihat dan menggambarkan peristiwa di medan perang Kurusetra secara jelas.
Bahkan tanpa ia harus berada di sana.
Kemampuannya ini sangat penting bagi Prabu Drestarasta, yang mengandalkan deskripsi Sanjaya untuk memahami jalannya pertempuran.
Sanjaya setia mendampingi Prabu Drestarasta dan Dewi Gandari dalam pencarian Moksa pasca perang.
Kisahnya mencerminkan kesetiaan yang tak tergoyahkan terhadap tugas dan kepatuhannya yang mendalam kepada keluarga kerajaan.
Ia juga merupakan saksi hidup atas tragedi dan kemuliaan yang terjadi selama Perang Baratayudha.
Versi lain dari kisahnya membawa dia menemui ajal di tangan Karna.
(*/naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani