DIKENAL sebagai Begawan Drona atau Durna, tokoh ini memiliki nama muda Bambang Kumbayana. Ia lahir dari Resi Baratmadya dari Hargajembangan dan Dewi Kumbini.
Menikah dengan Dewi Krepi, putri Prabu Purungaji dari Negara Tempuru, Durna dikaruniai seorang putra, Bambang Aswatama.
Sejak masa kecilnya, tokoh wayang ini bersahabat dengan Drupada atau Sucitra, yang juga adalah saudara seperguruannya.
Hubungan ini kemudian mendapat ujian ketika Drupada, yang berjanji akan membagi setengah dari kerajaan Pancala ketika menjadi raja, belakangan menolak mengakui Durna sebagai sahabat.
Kekecewaan ini membawa Durna ke Hastinapura.
Di sana ia menjadi guru bagi anak-anak keturunan Barata, termasuk Pandawa dan Kurawa.
Di antara semua muridnya, Arjuna menjadi kesayangan Durna, walaupun kasih sayangnya terhadap Aswatama, putra kandungnya, tak tergantikan.
Ketika Durna mengajar di Hastinapura, ia berhasil meningkatkan kemampuan memanah Arjuna secara signifikan.
Keterampilan Arjuna dalam memanah adalah buah dari pengajaran Durna, yang notabene dulunya pernah berguru pada Resi Rama Bargawa, seorang maestro panahan terkemuka.
(*/naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani