Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Hanya Tokoh Wayang Ini yang Sanggup Membuat Arjuna Merasa Tersaingi, Murid Durna?

Ki Damar • Kamis, 26 Desember 2024 | 03:30 WIB
Ilustrasi tokoh wayang Ekalaya ahli memanah
Ilustrasi tokoh wayang Ekalaya ahli memanah

SUATU hari, saat Arjuna berburu di hutan ditemani anjing peliharaannya, dia terkejut menemukan anjing tersebut mati dengan tujuh anak panah yang menancap di moncongnya.

Ini membuat Arjuna, yang dikenal sebagai pemanah terbaik, merasa tersaingi karena ia sendiri tidak mampu melakukan tembakan seakurat itu.

Dengan rasa penasaran yang memuncak, Arjuna bertekad untuk menemukan dan menghadapi pemanah misterius tersebut.

Tak lama kemudian, ia bertemu dengan seorang pemuda tampan bernama Ekalaya dari negeri Nisada.

Sang tokoh wayang mengungkapkan bahwa ia belajar memanah dari Begawan Durna, yang ia anggap sebagai gurunya, meskipun secara tidak langsung.

Kabar ini membuat Arjuna merasa kecewa dan dikhianati, karena Durna pernah berjanji bahwa hanya Arjuna yang akan menerima seluruh ilmu memanah darinya.

Untuk membuktikan bahwa Ekalaya bukan muridnya secara resmi, Durna kemudian meminta Ekalaya untuk memotong ibu jari tangannya sebagai tanda bakti kepada guru.

Ekalaya, yang sejak lahir memiliki cincin Mustika Ampal di ibu jari kanannya (pemberian dari dewa) tanpa ragu memenuhi permintaan tersebut sebagai bentuk pengabdian.

Aksi tersebut, walaupun menunjukkan kesetiaan Ekalaya, berakibat fatal karena ia kemudian tidak mampu lagi memanah dengan keahlian yang sama.

Kisah Ekalaya menggambarkan pengorbanan yang mendalam, namun juga mengingatkan pada pengkhianatan dan tragedi yang menyertainya.

(*/naz)

*Penulis alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#memanah #Durna #Tokoh #arjuna #wayang